Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Eri : Karang Taruna Agen Perubahan

Eri : Karang Taruna Agen Perubahan

KOMUNITAS redaksi11/09/2023 - 14:00 WIB

Karang Taruna Kota Surabaya menggelar konsolidasi akbar di Gedung Balai Pemuda sisi barat, Minggu (10/09). Konsolidasi akbar tersebut untuk memperingati HUT ke-63 Karang Taruna sekaligus mempererat tali silaturahmi para pemuda Karang Taruna.

Konsolidasi akbar itu turut dihadiri oleh Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, dan Ketua Karang Taruna Kota Surabaya Fuad Benardi. Selain itu, juga dihadiri oleh sekitar 500 anggota Karang Taruna se-Kota Surabaya.

Dalam kesempatan ini, Mensos RI Tri Rismaharini berkesempatan menjadi keynote speaker untuk memberikan semangat dan memperkuat karakter kepada para pemuda pemudi Karang Taruna di Kota Pahlawan. Menurutnya, para pemuda pemudi Karang Taruna adalah bagian dari agen perubahan bagi Indonesia di masa mendatang.

“Seperti yang disampaikan oleh Pak Wali (Eri Cahyadi) Karang Taruna adalah agent of change, karena mereka adalah calon pemimpin Indonesia. Maka dari itu, yang perlu diperkuat adalah kegiatan-kegiatan yang bagus (positif),” kata Tri Rismaharini.

Risma berharap, ketika pemuda pemudi Karang Taruna melakukan kegiatan positif, maka akan berpengaruh terhadap pengembangan diri dan di lingkungannya. “Jadi, tadi dia melakukan (membantu) masalah sosial, dan sebagainya, itu sangat bagus sekali serta peduli dengan lingkungannya. Saya mencoba mengungkit lagi ke depan untuk memikirkan masa depan mereka,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Mensos juga sempat menunjukkan beberapa dokumentasi ketika ia membantu anak-anak disabilitas di pedalaman wilayah Indonesia. Mensos Risma menceritakan ketika berkunjung ke rumah anak disabilitas Gading Ogi Saputra di Pekalongan, Jawa Tengah.

Risma menuturkan, pemuda pemudi Karang Taruna harus bisa bersyukur hidup layak dengan serba berkecukupan dan memiliki fisik yang normal. Sosok Gading adalah contoh pemuda yang gigih, meskipun kondisi fisiknya tak sempurna, Gading mampu dan berani berusaha untuk bangkit berjualan demi menghidupi keluarganya.

“Ini adalah contoh, anak-anakku Karang Taruna kalian bisa membantu di bidang apapun. Kalau kalian tahu susahnya di daerah lain di Indonesia, kita masih bersyukur, sayang sekali kalau kita kemudian dengan kondisi yang sangat muda kemudian tidak bisa berhasil, tidak bisa sukses, itu kebangetan namanya,” tuturnya.

Pembina Umum Karang Taruna itu menambahkan, ada beberapa program yang disiapkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Ia menjelaskan, Kemensos memiliki banyak program kegiatan untuk para Karang Taruna di seluruh Indonesia.

“Biasanya, di perkotaan itu sudah sangat banyak (kegiatan), kalau mereka ikut bisa menjadikan hal itu menjadi positif. Ketika ada kegiatan positif mereka bisa terhindar dari kenakalan remaja juga,” katanya.

Di samping itu, Eri Cahyadi mengatakan, Karang Taruna adalah bagian dari agen perubahan yang akan digerakkan penuh di Kota Surabaya. Maka dari itu, saat ini ada pemilihan Duta Karang Taruna yang diikuti oleh tiga orang dari setiap RT di Kota Surabaya.

“Luar biasa, satu RT ada tiga orang minimal yang ikut Duta Karang Taruna. Hari ini ada 27.000 yang ikut, itu belum pengurusnya Karang Taruna. Dari 27.000 tadi, Mas Fuad akan menjadikan sebagian pengurus untuk menjadi pengurus di titik yang belum ada Karang Tarunanya,” kata Eri.

Dalam menyambut peringatan HUT ke-63 Karang Taruna pada 26 September 2023 mendatang, Wali Kota Eri akan mengumpulkan sekitar 27.000 anggota Karang Taruna tersebut untuk dijadikan sebagai agen perubahan di Kota Surabaya. Ia ingin, para Karang Taruna bisa ikut turut serta ikut membawa perubahan di Kota Surabaya.

“Saya berharap, ketika Karang Taruna ini turun semua permasalahan itu akan selesai. Seperti yang disampaikan Bu Mensos (Risma) tadi sebagai Pembina Karang Taruna, ketika Karang Taruna memiliki semangat perjuangan maka tidak akan pernah ada pengangguran di Kota Surabaya, karena mindset kita bukan diciptakan sebagai pegawai, akan tetapi bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru,” jelasnya.

Eri juga menyampaikan, ketika Karang Taruna itu turun langsung menjadi agen perubahan, maka aset-aset Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bisa digunakan sebagai Rumah Padat Karya. Ketika aset pemkot dimanfaatkan sebagai Rumah Padat Karya, para pemuda itu bisa mengembangkan pendapatan yang nantinya juga bisa digunakan untuk kegiatannya Karang Taruna.

“Kalau hanya jadi pegawai terus nggak cukup. Karena itu lah kita akan membuat (bangkitkan) entrepreneur-enterpreunerur yang ada di Kota Surabaya ini. Saya yakin dengan Karang Taruna, buktinya apa? Duta Karang Taruna ada 27.000, ini momen yang besar, tinggal tunggu momennya,” sampainya. (ita)

karang taruna
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.