Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Puspaga Semanggi Surabaya Raih Penghargaan

Puspaga Semanggi Surabaya Raih Penghargaan

KOMUNITAS redaksi20/12/2023 - 12:00 WIB

Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Semanggi milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berhasil meraih penghargaan tertinggi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI.

Penghargaan tertinggi itu diberikan kepada Puspaga Semanggi Kota Surabaya dengan peringkat Puspaga Utama dalam Anugerah Layanan Pemenuhan Hak Anak Tahun 2023 di Jakarta.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kemenko PMK Woro Srihastuti Sulistyaningrum mengatakan penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi dari pemerintah pusat kepada bupati dan walikota atas kinerja mereka dalam mewujudkan keberpihakan kepada pemenuhan hak anak melalui kebijakan, program, dan penganggaran daerah.

“Pemberian penghargaan ini menjadi langkah awal bagi kabupaten/kota untuk menghasilkan inovasi-inovasi yang berkelanjutan dan dapat dirasakan oleh seluruh anak Indonesia,” kata Woro, Senin (19/12).

Menurutnya, sampai tahun 2023 ini, capaian layanan pemenuhan hak anak yang sudah sesuai standar dan dibantu proses dalam penyusunannya/pembentukannya, melalui pendampingan oleh tim standardisasi yaitu sebanyak 23 Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA), 31 Puspaga, 23 Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA), dan 18 Pelayanan Ramah Anak di Puskesmas (PRAP).

“Kita berharap pemberian penghargaan ini dapat menjadi pemacu dan memotivasi untuk terciptanya inovasi dan kreativitas yang lebih luas guna memastikan pemenuhan hak anak karena melindungi satu anak berarti melindungi satu bangsa,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan, Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB) Kota Surabaya Ida Widayanti mengaku bersyukur karena Puspaga Surabaya berhasil meraih penghargaan kategori utama, padahal ini adalah yang pertama bagi Kota Surabaya.

“Sebenarnya ada beberapa kabupaten/kota yang meraih penghargaan dengan layanan Puspaga ini, ada kategori Madya dan Utama, dan Surabaya alhamdulillah langsung ke kategori utama,” kata Ida Widayanti.

Menurutnya, banyak inovasi dalam layanan Puspaga ini, apalagi di Surabaya itu layanan Puspaga tidak hanya ada di tingkat kota, tapi juga sudah tersedia di tingkat Balai RW. Bahkan, saat ini sudah ada sebanyak 478 layanan Puspaga yang ada di Balai RW.

“Selain itu, kita juga sudah buat aplikasi SIAP PPAK yang merupakan salah satu inovasi untuk mempermudah layanan kepada masyarakat, sehingga tidak hanya penanganan kekerasan yang kami tangani, tapi juga Puspaga-nya,” kata dia.

Oleh karena itu, ia memastikan penghargaan ini akan semakin memotivasi jajarannya untuk terus berinovasi dan tidak cepat puas dalam memberikan layanan kepada warga. Apalagi, yang ditangani saat ini semakin komplek karena sudah membuka pelayanan di balai RW, sehingga tantangannya tentu semakin besar.

“Jadi, insyaallah 478 puspaga yang sudah ada di Balai RW akan terus kita kembangkan hingga ke seluruh balai RW di Kota Surabaya, ini semua terus bertahap dan terus berinovasi,” pungkasnya. (ita)

Puspaga Semanggi Surabaya
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.