Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Revitalisasi Pasar Surabaya Dikebut, 16 Pasar Tradisional Disulap Lebih Modern dan Higienis
  • Sidak Eri Cahyadi: Pastikan Sistem Pemkot Surabaya Berjalan, Pejabat Tak Maksimal Siap Dievaluasi
  • Kuliner Malam Kedungdoro-Genteng Tetap Beroperasi, Pemkot Surabaya Pastikan Sesuai SK dan Aturan
  • Sumbangan HUT ke-81 RI Harus Sukarela, Wali Kota Eri Ingatkan RT/RW Kelola Dana Secara Transparan
  • MPLS Ramah Anak di Surabaya Diawasi Langsung Kementerian, Dispendik Pastikan Bebas Perpeloncoan
  • KKN UNAIR di Ngawi Diperkuat Tiga Tahun, Fokus Percepatan SDGs dan Pengentasan Kemiskinan
  • Rakerda MUI Jatim Hasilkan Rekomendasi MBG, Kesehatan Mental Anak, dan Penggunaan Gadget
  • Pemkot Surabaya Siapkan 2.700 Stan Gratis untuk Pedagang Pasar Tumpah dan PKL
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»KKN UNAIR di Ngawi Diperkuat Tiga Tahun, Fokus Percepatan SDGs dan Pengentasan Kemiskinan

KKN UNAIR di Ngawi Diperkuat Tiga Tahun, Fokus Percepatan SDGs dan Pengentasan Kemiskinan

KOMUNITAS Ita Nasyi’ah13/07/2026 - 19:15 WIB
Sebanyak 171 mahasiswa dalam program KKN UNAIR Ngawi resmi diterjunkan ke Kecamatan Pitu dan Kasreman untuk mendukung percepatan SDGs serta pemberdayaan masyarakat.

KKN UNAIR Ngawi resmi dimulai dengan menerjunkan 171 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN BBK) Universitas Airlangga (UNAIR) ke Kabupaten Ngawi, Senin (13/7/2026). Program tersebut menjadi bagian dari dukungan perguruan tinggi terhadap percepatan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat di wilayah yang menjadi kantong kemiskinan.

Mahasiswa yang berasal dari berbagai fakultas itu akan ditempatkan di seluruh desa di Kecamatan Pitu dan Kecamatan Kasreman. Kedua wilayah tersebut dipilih karena memiliki karakteristik sosial dan ekonomi yang membutuhkan pendampingan berkelanjutan.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNAIR, M. Muttaqien, S.IP., M.A., Ph.D., mengatakan terdapat empat fokus utama dalam pelaksanaan KKN UNAIR Ngawi, yakni bidang pendidikan, ekonomi, lingkungan hidup, dan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, selama satu bulan pelaksanaan KKN, mahasiswa terlebih dahulu akan melakukan pemetaan potensi sekaligus permasalahan di setiap desa sebagai dasar penyusunan program kerja.

“Sebelumnya para mahasiswa juga telah mendapatkan pembekalan secara daring maupun luring mengenai kondisi wilayah serta karakteristik masyarakat Kabupaten Ngawi sehingga program yang dijalankan dapat lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menjelaskan, meskipun masa pelaksanaan KKN berlangsung selama satu bulan, pengabdian masyarakat tersebut dirancang menjadi program berkelanjutan selama tiga tahun.

“Program ini akan terus berlangsung selama tiga tahun sehingga tercipta kontinuitas desa binaan Universitas Airlangga di Kabupaten Ngawi,” katanya.

Fokus Penguatan SDM di Wilayah Kantong Kemiskinan

Kehadiran civitas akademika UNAIR mendapat sambutan dari Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono. Ia mengapresiasi kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah melalui kegiatan pengabdian masyarakat.

Menurut Ony, Kecamatan Pitu dan Kecamatan Kasreman merupakan wilayah yang masuk dalam kategori kantong kemiskinan di Kabupaten Ngawi akibat kondisi geografis yang dimiliki.

“Secara topografi, Kabupaten Ngawi terbagi menjadi wilayah utara, tengah, dan selatan. Kecamatan Pitu dan Kasreman berada di wilayah utara bersama Karanganyar, Ngawi, Bringin, dan Karangjati,” ujarnya.

Ia menjelaskan kawasan utara didominasi pegunungan kapur yang memiliki kondisi lahan relatif kering dan suhu yang lebih panas dibanding wilayah lainnya. Sebagian besar masyarakat menggantungkan mata pencaharian sebagai petani penggarap lahan Perhutani melalui program perhutanan sosial.

“Masyarakat di wilayah utara mayoritas merupakan petani penggarap lahan hutan yang menanam jagung, ketela, hingga tembakau. Karena bukan petani sawah, tingkat kesejahteraan masyarakat di kawasan ini relatif masih rendah,” jelasnya.

Meski demikian, persoalan krisis air bersih yang sebelumnya sering terjadi saat musim kemarau mulai berkurang setelah pemerintah daerah melakukan berbagai intervensi pembangunan infrastruktur.

Selaras dengan Target RPJMD Kabupaten Ngawi

Ony menilai pelaksanaan KKN UNAIR Ngawi sejalan dengan arah pembangunan daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Ngawi periode kedua.

Menurutnya, setelah berhasil memenuhi berbagai indikator pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan melalui Universal Health Coverage (UHC), serta pembangunan pertanian ramah lingkungan pada periode sebelumnya, kini pemerintah daerah memfokuskan pembangunan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Orientasi pembangunan saat ini lebih diarahkan pada penguatan sumber daya manusia yang berkarakter, berbudi pekerti baik, serta mampu membangun peradaban secara holistik, bukan hanya pembangunan fisik maupun ekonomi,” katanya.

Mahasiswa Didorong Hadirkan Solusi Berbasis Keilmuan

Pemerintah Kabupaten Ngawi juga membuka ruang kolaborasi yang luas bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu sesuai bidang masing-masing melalui pendekatan transfer knowledge kepada masyarakat.

Ony berharap mahasiswa dapat memberikan solusi konkret dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani hutan yang menjadi mayoritas penduduk di Kecamatan Pitu dan Kasreman.

Ia mencontohkan mahasiswa dari bidang ekonomi dapat membantu menyusun sistem pencatatan keuangan maupun manajemen usaha sederhana bagi petani jagung dan tembakau agar pengelolaan usaha menjadi lebih baik.

Sementara mahasiswa dari bidang kesehatan maupun sosial diharapkan dapat memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, hingga penguatan kapasitas sosial masyarakat desa.

“Masukan, inovasi, dan strategi yang dihasilkan mahasiswa di lapangan akan sangat membantu Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran,” pungkasnya. (ita)

Kabupaten Ngawi Kecamatan Kasreman Kecamatan Pitu KKN UNAIR Ngawi Mahasiswa KKN pemberdayaan masyarakat pendidikan Pengentasan Kemiskinan SDGs Universitas Airlangga
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Rakerda MUI Jatim Hasilkan Rekomendasi MBG, Kesehatan Mental Anak, dan Penggunaan Gadget

13/07/2026 - 19:09 WIB

OKK PWI Jombang Bekali Wartawan Jaga Integritas dan Profesionalisme di Era AI

12/07/2026 - 15:02 WIB

Cegah Stunting, FKH dan FK UNAIR Edukasi Ibu Hamil di Bojonegoro tentang Pentingnya Nutrisi Optimal

09/07/2026 - 16:10 WIB

Stunting Bojonegoro Jadi Fokus Kolaborasi FKH UNAIR dan Pemkab melalui Edukasi Protein Hewani

09/07/2026 - 16:03 WIB

Skrining Status Gizi Digelar FKH dan FK UNAIR di Delapan SD Bojonegoro

07/07/2026 - 19:47 WIB

FKH UNAIR Dorong Deteksi Dini Stunting pada Usia Pra-Pubertas di Bojonegoro

07/07/2026 - 19:39 WIB

Comments are closed.

Revitalisasi Pasar Surabaya Dikebut, 16 Pasar Tradisional Disulap Lebih Modern dan Higienis

13/07/2026 - 20:11 WIB

Sidak Eri Cahyadi: Pastikan Sistem Pemkot Surabaya Berjalan, Pejabat Tak Maksimal Siap Dievaluasi

13/07/2026 - 20:05 WIB

Kuliner Malam Kedungdoro-Genteng Tetap Beroperasi, Pemkot Surabaya Pastikan Sesuai SK dan Aturan

13/07/2026 - 19:58 WIB

Sumbangan HUT ke-81 RI Harus Sukarela, Wali Kota Eri Ingatkan RT/RW Kelola Dana Secara Transparan

13/07/2026 - 19:50 WIB

MPLS Ramah Anak di Surabaya Diawasi Langsung Kementerian, Dispendik Pastikan Bebas Perpeloncoan

13/07/2026 - 19:46 WIB

KKN UNAIR di Ngawi Diperkuat Tiga Tahun, Fokus Percepatan SDGs dan Pengentasan Kemiskinan

13/07/2026 - 19:15 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.