Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PEMERINTAHAN»Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

PEMERINTAHAN Ita Nasyi’ah24/07/2026 - 07:34 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendorong penerapan Pelaporan Pajak Digital bagi restoran, kafe, dan hotel untuk meningkatkan transparansi pajak daerah.

Pelaporan Pajak Digital terus diperkuat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sebagai upaya meningkatkan transparansi pelaporan pajak di sektor restoran, kafe, dan hotel. Melalui sistem digital tersebut, data transaksi pelaku usaha diharapkan selaras dengan data yang dimiliki Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) sehingga mampu memperkuat kepercayaan antara pemerintah dan wajib pajak.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, Bapenda telah melakukan pendataan sekaligus mengajak para pelaku usaha untuk berkolaborasi dalam memastikan pelaporan pajak dilakukan berdasarkan transaksi yang sebenarnya.

“Sudah dikumpulkan oleh Bapenda. Bapenda meminta untuk menyampaikan bahwa kita harus bekerja sama dengan teman-teman restoran, kafe, dan hotel untuk memastikan bahwa pemasukannya benar sesuai dengan transaksi yang sebenarnya,” kata Wali Kota Eri, Kamis (24/7/2026).

Menurutnya, Pelaporan Pajak Digital merupakan bagian dari transformasi tata kelola perpajakan daerah yang mengedepankan keterbukaan dan akuntabilitas. Dengan sistem yang sama, data transaksi yang dimiliki pelaku usaha maupun pemerintah akan lebih mudah disinkronkan sehingga dapat meminimalkan kesalahpahaman.

“Maka Bapenda punya digitalisasi yang harus digunakan dan dipakai. Sehingga tidak ada fitnah, tidak ada lagi prasangka negatif di antara Bapenda dengan restoran, akhirnya sama,” ujarnya.

Eri menjelaskan bahwa penerapan Pelaporan Pajak Digital nantinya menjadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha di sektor restoran. Kebijakan tersebut bertujuan agar seluruh pihak memiliki acuan data transaksi yang seragam.

“Makanya saya sampaikan tempat berdirinya restoran harus punya syarat itu,” tuturnya.

Ia menegaskan, kesesuaian antara nilai transaksi yang terjadi dengan pajak yang dilaporkan menjadi aspek penting dalam menciptakan tata kelola perpajakan yang sehat. Dengan demikian, potensi munculnya dugaan atau persepsi negatif terhadap pemerintah maupun pelaku usaha dapat dihindari.

“Karena kan jadi bahaya ketika ada pajak yang tidak sesuai, ketika dilihat. Misalnya ada potensi pendapatan sekian, kok pajaknya sekian,” katanya.

Lebih lanjut, Wali Kota Eri memastikan bahwa kebijakan Pelaporan Pajak Digital bukan dimaksudkan untuk membebani para pelaku usaha. Sebaliknya, Pemkot Surabaya ingin membangun hubungan yang saling mendukung dengan seluruh wajib pajak karena kontribusi mereka memiliki peran penting dalam pembangunan daerah.

“Kan ada dua sisi yang kena, baik Pemkot maupun pengusaha. Tapi saya tidak mau juga pengusaha yang kena. Karena kita hidup dari pajaknya pengusaha, dan saya juga tidak mau Bapenda disalahkan, maka mereka harus saling bersinergi,” tegasnya.

Melalui penerapan Pelaporan Pajak Digital, Pemkot Surabaya berharap sistem administrasi perpajakan menjadi semakin transparan, akurat, dan akuntabel. Digitalisasi tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan pelaku usaha dalam melaporkan pajak sesuai transaksi riil sekaligus memperkuat kepercayaan antara pemerintah daerah dan wajib pajak. (ita) 

Bapenda Surabaya Digitalisasi Pajak Eri Cahyadi Pajak Hotel Pajak Kafe Pajak Restoran Pelaporan Pajak Digital Pemkot Surabaya Pendapatan Daerah Transparansi Pajak
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Comments are closed.

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.