Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»EKONOMI BISNIS»Alat Musik Indonesia Berjaya AS

Alat Musik Indonesia Berjaya AS

EKONOMI BISNIS redaksi12/02/2018 - 13:00 WIB

Merek-merek alat musik dan perlengkapan musik Indonesia berjaya di National Association of Music Merchants (NAMM) Show 2018 yang digelar beberapa waktu lalu di Anaheim Convention Center, California, Amerika Serikat (AS).

Pada perhelatan tersebut Indonesia berhasil membukukan transaksi potensial sebesar USD 1,5 juta. Nilai ini masih akan terus bertambah mengingat beberapa buyer masih dalam tahap negosiasi.

“Ini merupakan prestasi yang membanggakan, mengingat ini kali pertama Indonesia berpartisipasi pada pameran The NAMM Show,” ujar Kepala Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Los Angeles Antonius A Budiman.

The NAMM Show merupakan pameran alat musik terbesar terbesar di dunia. Ajang ini merupakan tempat berkumpulnya industri produk alat musik, suara, dan teknologi global yang berasal dari 139 negara dengan potensi daya beli lebih dari USD 10 miliar.

Paviliun Indonesia menampilkan merek Stephallen Guitars, iVee Guitars dan Sugar Amp. Stephallen Guitars menampilkan Neoclassic Series, Roadstar, dan juga The Apoda Headless Signature Series. Stephallen Guitars merupakan produsen gitar terkemuka di Indonesia dan masuk dalam Top 25 Indonesia Exotic Brand 2017 versi Majalah SWA.

Sementara itu, Sugar Amps menghadirkan penguat suara varian terbaru, yaitu Sugar GX15 Mpu Gandring, salah satu penguat suara atraktif yang terbuat dari kayu sonokeling dengan ornamen klasik Jawa. Selain itu, Sugar Amp juga menampilkan seri Jarambah, Baklava, dan Brownicoustic.

Sedangkan iVee Guitars menghadirkan Jr Special “Manggani Dragon II”, newt-reso“Gayo”, “Red Queen” a Red Special Salute, dan new-T “Barong”. Gitar kualitas premium yang ditampilkan ini, menjadi salah satu incaran kolektor gitar kelas dunia. iVee Guitars juga mendapatkan kehormatan sebagai satu-satunya merek Indonesia yang mendapat undangan khusus dari penyelenggara.

Indonesia sebagai negara asal alat musik telah dikenal reputasinya dalam memproduksi alat musik merek dunia dengan skema Original Equipment Manufacturer (OEM). Dalam skema OEM, alat musik Indonesia dikemas dengan merek dunia seperti seperti Ibanez, Fender, Cort, dan Wild Custom.

Kekayaan budaya Indonesia yang ditampilkan dalam berbagai elemen alat musik dan penguat suara berkualitas premium menjadikan merek Indonesia memiliki ciri khas, yang berbeda dari produk sejenis.

“ITPC LA akan terus mendukung produsen Indonesia memasuki pasar AS, tidak hanya sebagai sumber merek AS, namun mengangkat mereknya sendiri di pasar AS,” ungkap Antonius.

Pada periode Januari-Oktober 2017 ekspor alat musik Indonesia ke AS meningkat sekitar 19,93% atau sekitar USD 133,8 juta dibanding periode yang sama tahun 2016.

Namun, untuk produk penguat suara mengalami penurunan sebesar 17,45% atau sebesar USD 60,9 juta pada periode Januari-Oktober 2017 dibanding periode yang sama tahun 2016. Untuk itu, Indonesia terus berupaya mempromosikan merek Indonesia di pasar AS.

“Untuk partisipasi The NAMM Show berikutnya, Indonesia akan memperluas promosi alat dan teknologi musik Indonesia dengan membawa produsen gitar, drum, efek gitar, pemetik gitar, dan aksesori musik lainnya,” pungkas Antonius.

Impor AS dari dunia untuk produk alat musik meningkat sebesar 3,81% pada periode JanuariOktober 2017 menjadi USD 1,06 miliar, dari sebelumnya USD 1,03 miliar pada periode yang sama tahun 2016.

Sementara itu, impor produk penguat suara dan pengeras suara juga meningkat sebesar 4,29% pada periode Januari-Oktober 2017 dari periode yang sama di tahun 2016.

Indonesia merupakan negara asal impor alat musik AS peringkat ke-2 dengan pangsa pasar 12,56% atau sebesar USD 133,8 juta. Saat ini, China menduduki peringkat pertama dengan pangsa pasar 41,58% atau USD 442,8 juta pada periode Januari-Oktober 2017.

Pada periode yang sama, Jepang berada di peringkat ke-3 dengan nilai USD 133,8 juta, diikuti Meksiko di peringkat ke-4 dengan nilai USD 61,7 juta.

Peringkat Indonesia sebagai negara asal impor AS untuk produk penguat suara dan pengeras suara lainnya mengalami fluktuasi selama tiga tahun terakhir.

Indonesia menempati urutan ke-8 pada tahun 2015 kemudian menjadi urutan ke-6 pada tahun 2016, menyaingi Jerman dan Taiwan. Akan tetapi pada periode Januari-Oktober 2017 kembali di urutan ke-8. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

17/07/2026 - 17:25 WIB

Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara

16/07/2026 - 20:34 WIB

Bank Jatim Raih Bisnis Indonesia Award 2026 sebagai BPD Beraset di Atas Rp40 Triliun

08/07/2026 - 14:34 WIB

Bank Jatim Perkuat Layanan Perbankan ASN melalui Kerja Sama dengan BKD se-Jawa Timur

06/07/2026 - 19:42 WIB

Bank Jatim Raih 7 Penghargaan INFOBANK-MRI Banking Service Excellence 2026

06/07/2026 - 19:37 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.