Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Jatim Tegaskan Komitmen Tingkatkan Profesionalisme dan Pelayanan Humanis untuk Masyarakat
  • Pemkot Surabaya Minta Maaf atas Kemacetan Jalan Moestopo, Proyek Drainase Dikebut untuk Atasi Genangan Karang Menjangan
  • Kisah Alumni FPK UNAIR, Dari Penerima Bidikmisi hingga Dipercaya Jadi Manager QC QA Industri Nasional
  • ITS Gandeng Universiti Malaya Berdayakan Pelajar Malaysia Lewat Global Community Outreach, Perkuat Kolaborasi ASEAN
  • Hari Bhayangkara Ke-80, Khofifah Apresiasi Peran Polri Jaga Kamtibmas dan Kawal Pembangunan Jawa Timur
  • Alumni FEB UNAIR Berkiprah di PBB dan Lembaga Global, Erlangga Landiyanto Bagikan Kunci Menembus Karier Internasional
  • Alumni Fakultas Keperawatan UNAIR Pimpin Tim Diklit RSUD dr Soedono Madiun, Kisah Gagal Masuk FK Berujung Sukses Berkarier
  • Khofifah dan Menteri PPPA Luncurkan PELITA ASN di Harganas 2026, Perkuat Ketahanan Keluarga untuk Tingkatkan Kinerja Aparatur
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Alumni FEB UNAIR Berkiprah di PBB dan Lembaga Global, Erlangga Landiyanto Bagikan Kunci Menembus Karier Internasional

Alumni FEB UNAIR Berkiprah di PBB dan Lembaga Global, Erlangga Landiyanto Bagikan Kunci Menembus Karier Internasional

PERISTIWA Ita Nasyi’ah30/06/2026 - 17:42 WIB
Erlangga Agustino Landiyanto, SE MA MSc MPA PhD
Erlangga Agustino Landiyanto, SE MA MSc MPA PhD

Lulusan perguruan tinggi Indonesia terus menunjukkan kiprahnya di tingkat global, termasuk dalam bidang pembangunan ekonomi, evaluasi kebijakan publik, dan kerja sama internasional. Salah satu sosok yang menorehkan rekam jejak tersebut adalah Erlangga Agustino Landiyanto, SE., MA., MSc., MPA., PhD., alumnus Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (UNAIR).

Selama perjalanan profesionalnya, Erlangga dipercaya menangani berbagai program pembangunan bersama lembaga internasional ternama. Pengalaman tersebut membawanya berkontribusi dalam penyusunan kebijakan, evaluasi program, hingga pendampingan pembangunan di sejumlah wilayah Indonesia, sekaligus memperkuat posisinya sebagai bagian dari jaringan profesional global.

Karier internasional Erlangga dimulai ketika bergabung dengan sebuah lembaga internasional di Surabaya. Kesempatan itu kemudian mengantarkannya terlibat dalam program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana tsunami Aceh dan Nias sekitar tahun 2006. Saat itu, ia bergabung dengan United Nations Office of the Recovery Coordinator (UNORC), lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bertugas mengoordinasikan berbagai organisasi internasional dalam proses pemulihan wilayah terdampak bencana.

Pengalaman di Aceh menjadi titik awal perjalanan kariernya di dunia pembangunan internasional. Setelah itu, Erlangga dipercaya mengisi berbagai posisi strategis di sejumlah organisasi dan lembaga pembangunan, di antaranya CARE International, Bank Dunia, UNICEF di Papua, Program MAHKOTA, Sekretariat ASEAN, hingga akhirnya berkarya di Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jakarta.

Beragam penugasan tersebut mempertemukannya dengan isu-isu pembangunan yang kompleks, mulai dari pengentasan kemiskinan, perlindungan sosial, pembangunan sumber daya manusia, hingga evaluasi kebijakan publik yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

Erlangga menilai bekal akademik yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Program Studi Ekonomi Pembangunan FEB UNAIR menjadi fondasi penting dalam menjalankan berbagai tanggung jawab tersebut. Menurutnya, mata kuliah seperti ekonomi makro, ekonomi mikro, hingga ekonometrika memiliki keterkaitan erat dengan pekerjaan di bidang perencanaan, analisis, dan evaluasi pembangunan.

Selain pengalaman profesional, Erlangga juga menempuh pendidikan pascasarjana di berbagai negara. Ia melanjutkan studi di Thailand dan Belgia sebelum meraih gelar doktor di Inggris. Pengalaman belajar lintas negara tersebut memperluas perspektifnya terhadap pembangunan sekaligus membentuk cara berpikir yang lebih analitis.

Ia menjelaskan bahwa sistem pendidikan di sejumlah universitas luar negeri lebih menitikberatkan pada kemampuan berpikir kritis, analisis persoalan, serta penyelesaian masalah berbasis data dibandingkan sekadar menguasai teori. Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi bekal penting bagi siapa pun yang ingin berkarier di lingkungan internasional.

Berdasarkan pengalamannya, Erlangga juga membagikan sejumlah strategi bagi mahasiswa yang ingin meniti karier global. Ia menyarankan agar mahasiswa memanfaatkan masa kuliah secara seimbang, yakni aktif mengikuti organisasi pada awal perkuliahan untuk mengembangkan kepemimpinan dan jejaring, kemudian memperbanyak pengalaman magang menjelang kelulusan guna memperkuat kompetensi profesional.

Di samping pengalaman organisasi dan akademik, ia menekankan pentingnya penguasaan bahasa asing sebagai modal utama memasuki dunia kerja internasional. Menurut Erlangga, kemampuan berkomunikasi secara global harus dibarengi dengan keberanian menghadapi tantangan baru dan kesiapan keluar dari zona nyaman agar mampu bersaing di tingkat internasional.

Perjalanan Erlangga Agustino Landiyanto menjadi gambaran bahwa lulusan perguruan tinggi Indonesia memiliki peluang besar untuk berkontribusi dalam pembangunan dunia. Dengan fondasi akademik yang kuat, pengalaman lapangan, kemampuan berpikir kritis, serta kesiapan menghadapi tantangan global, generasi muda Indonesia dinilai mampu mengambil peran strategis di berbagai lembaga internasional maupun organisasi pembangunan lintas negara. (ita)

PBB Universitas Airlangga
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Jatim Tegaskan Komitmen Tingkatkan Profesionalisme dan Pelayanan Humanis untuk Masyarakat

01/07/2026 - 18:09 WIB

Pemkot Surabaya Minta Maaf atas Kemacetan Jalan Moestopo, Proyek Drainase Dikebut untuk Atasi Genangan Karang Menjangan

01/07/2026 - 18:06 WIB

Kisah Alumni FPK UNAIR, Dari Penerima Bidikmisi hingga Dipercaya Jadi Manager QC QA Industri Nasional

01/07/2026 - 18:02 WIB

ITS Gandeng Universiti Malaya Berdayakan Pelajar Malaysia Lewat Global Community Outreach, Perkuat Kolaborasi ASEAN

01/07/2026 - 17:58 WIB

Hari Bhayangkara Ke-80, Khofifah Apresiasi Peran Polri Jaga Kamtibmas dan Kawal Pembangunan Jawa Timur

01/07/2026 - 17:55 WIB

Alumni Fakultas Keperawatan UNAIR Pimpin Tim Diklit RSUD dr Soedono Madiun, Kisah Gagal Masuk FK Berujung Sukses Berkarier

30/06/2026 - 17:42 WIB

Comments are closed.

Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Jatim Tegaskan Komitmen Tingkatkan Profesionalisme dan Pelayanan Humanis untuk Masyarakat

01/07/2026 - 18:09 WIB

Pemkot Surabaya Minta Maaf atas Kemacetan Jalan Moestopo, Proyek Drainase Dikebut untuk Atasi Genangan Karang Menjangan

01/07/2026 - 18:06 WIB

Kisah Alumni FPK UNAIR, Dari Penerima Bidikmisi hingga Dipercaya Jadi Manager QC QA Industri Nasional

01/07/2026 - 18:02 WIB

ITS Gandeng Universiti Malaya Berdayakan Pelajar Malaysia Lewat Global Community Outreach, Perkuat Kolaborasi ASEAN

01/07/2026 - 17:58 WIB

Hari Bhayangkara Ke-80, Khofifah Apresiasi Peran Polri Jaga Kamtibmas dan Kawal Pembangunan Jawa Timur

01/07/2026 - 17:55 WIB

Alumni FEB UNAIR Berkiprah di PBB dan Lembaga Global, Erlangga Landiyanto Bagikan Kunci Menembus Karier Internasional

30/06/2026 - 17:42 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.