Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Asah Kepemimpinan Mahasiswa Dua Negara

Asah Kepemimpinan Mahasiswa Dua Negara

KOMUNITAS redaksi24/02/2018 - 15:00 WIB

Dua perguruan tinggi ternama dari dua negara berbeda sedang mempersiapkan kader-kader pemimpin yang berdaya saing global lewat kegiatan Global Leadership Camp yang diadakan Direktorat Hubungan Internasional Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Sebanyak 20 mahasiswa ITS dan 20 mahasiswa Kumamoto University (KU), Jepang akan ditempa kepemimpinannya di Surabaya hingga 3 Maret mendatang. Program ini pun resmi dibuka oleh Wakil Rektor IV ITS Prof Dr Ketut Buda Artana ST MSc di gedung Rektorat ITS, Selasa (20/2).

Camp kepemimpinan yang diadakan ini bukan sekedar pelatihan biasa. Pasalnya, alih-alih hanya sekedar berada di ruangan dan menerima materi, selama dua minggu di Kota Pahlawan para peserta akan diberikan ruang seluas-luasnya untuk diuji inisiatif dan kepemimpinannya melalui program yang dinamis.

Para peserta diajak berdiskusi dengan para pimpinan besar nasional dan internasional seperti Nario Yamaguchi (Senior Corporate Advisor Ajinomoto Co Inc) HE Masaki Tani (Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya) dan Imran Ibnu Fajar (Ketua Gerakan Melukis Harapan). Kemudian 40 mahasiswa ini juga akan diajak mengunjungi Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya.

“Konsulat sudah menantikan pertemuan ini yang dianggap sebagai langkah yang sangat strategis untuk kebaikan hubungan Jepang-Indonesia ke depannya,” terang Dr Maria Anityasari, Direktur Hubungan Internasional ITS.

Selain dibekali ilmu dari pemimpin besar, para mahasiswa ini juga dituntut untuk dapat membantu menyelesaikan permasalahan sosial yang ada di Surabaya.

“Mungkin kita saat ini bisa hidup dengan nyaman, namun dengan langsung terjun ke masyarakat kita akan menjadi pribadi yang lebih bisa bersyukur,” tutur Maria dalam pemaparan materinya di hadapan peserta.

Proyek sosial tersebut, menurut Maria, nantinya akan dijalankan di 10 Broadband Learning Center (BLC) kelolaan Dinas Komunikasi dan Informasi (Dinkominfo) Pemerintah Kota Surabaya. Kerjasama ini tidak hanya akan memberikan keuntungan bagi BLC, namun juga akan mengasah problem solving skill mahasiswa.

Hal ini turut diamini oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Surabaya, Ir Antiek Sugiharti MSi yang turut hadir dalam acara pembukaan GLC. “Manfaat dari program ini bukan hanya untuk mahasiswa, tapi juga untuk seluruh masyarakat Surabaya yang akan menggunakan BLC nantinya,” tutur Antiek.

Untuk memberikan dampak yang lebih besar kepada kota Surabaya, dalam program ini para peserta juga akan diajak mengunjungi sentra UKM serta belajar musik dan tarian tradisional di Balai Pemuda.

Untuk itu, ITS bekerjasama dengan Kampung Tempe Tenggilis Kauman dan Kampung Kue Pendogo untuk memberikan pengalaman kepada peserta melihat proses produksi secara langsung.

“Ini tentu menjadi pengalaman bagus bagi peserta untuk melihat model bisnis yang berbeda, yaitu semangat gotong royong,” ujar Maria.

Program yang sarat akan unsur internasionalisasi ini pun disambut dengan penuh antusias oleh mahasiswa dari Negeri Sakura ini.

Pertemuan dua pihak mahasiswa dari negara yang memiliki kultur yang kental menjadi pemandangan yang menarik saat peserta saling bercerita satu sama lain. Program ini pun diharapkan mampu menghasilkan pemimpin-pemimpin yang memiliki wawasan global.

“Untuk menjadi seorang pemimpin besar tidak bisa hanya berdasarkan teori belaka. Kita harus terjun langsung dalam proyek-proyek, dalam masalah-masalah yang ada,” tandas Maria mengingatkan. (ita)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.