Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»TEKNOLOGI»Biodesalinasi Ubah Air Asin jadi Tawar

Biodesalinasi Ubah Air Asin jadi Tawar

TEKNOLOGI redaksi22/02/2020 - 14:00 WIB

Para sivitas akademika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tidak henti-hentinya melakukan penelitian untuk meningkatkan kualitas hidup manusia.

Salah satunya dosen Departemen Teknik Lingkungan, Harmin Sulistiyaning Titah ST MT PhD, yang memimpin penelitian bersama rekan-rekannya mengenai biodesalinasi menggunakan tumbuhan mangrove dan mikroorganisme untuk mengolah air laut dan air payau menjadi air tawar.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki pasokan air laut dan air payau yang sangat melimpah. Dengan metode yang benar, melimpahnya sumber daya ini dapat dimanfaatkan masyarakat Indonesia untuk memenuhi kebutuhan akan air tawar mereka. Semakin berkurangnya sumber air baku tawar, mendorong Harmin dengan timnya untuk melakukan penelitian ini.

Teknologi yang sedang dikembangkan Harmin dan timnya merupakan sebuah teknologi biodesalinasi yang menggunakan asas fitoteknologi, yakni sebuah metode yang memanfaatkan tumbuhan dengan mikroorganisme pada akarnya untuk menangani kasus pencemaran dalam air.

Pada kesempatan ini, tumbuhan yang digunakan merupakan tanaman mangrove dengan bantuan mikroorganisme dalam sebuah reed bed system. “Sehingga dalam sistem ini ada proses fisik, kimia, dan biologis untuk bisa menyisihkan salinitas (keasinan) pada air payau,” jelas alumnus S1 Teknik Lingkungan ITS ini.

Harmin juga menambahkan bahwa teknologi biodesalinasi ini memiliki biaya operasional yang lebih rendah. “Banyak teknologi desalinasi air laut menjadi air tawar, namun biaya operasionalnya lebih tinggi seperti teknologi membran,” papar perempuan asal Malang ini.

Pada prosesnya, dosen yang menggeluti bidang remediasi lingkungan ini menjelaskan, akar dari tumbuhan mangrove dengan bantuan mikroorganisme memiliki kemampuan untuk menyerap dan mengakumulasi ion yang ada dalam air.

“Ada proses uptake ion Na dan Cl oleh tumbuhan mangrove, serta proses filtrasi oleh media pasir dan kerikil yang digunakan dalam reaktor reed bed,” tuturnya.

Selain dapat menyerap ion-ion dalam air, menurut Harmin, mikroorganisme ini mampu membuat proses penyisihan salinitas air menjadi lebih stabil. “Bakteri yang kami gunakan yaitu Halobacterium, sehingga mampu membuat penyisihan salinitas lebih stabil,” terang Harmin lagi.

Penelitian yang dilakukan di Laboratorium Remediasi Lingkungan Departemen Teknik Lingkungan ITS ini sudah berjalan selama dua tahun dan sudah mampu untuk menurunkan salinitas air secara signifikan. “Dapat diketahui bahwa sistem tersebut mampu menurunkan salinitas awal air sebesar 25 per mil menjadi 1,9 per mil,” ungkap dosen kelahiran 1975 ini.

Meski demikian, Harmin mengakui, air dengan tingkat salinitas ini masih tergolong sebagai air payau. Sehingga penelitian tersebut masih akan terus dilanjutkan untuk bisa menurunkan salinitas air hingga kurang dari 0,05 per mil yang merupakan tingkat salinitas untuk air tawar. “Penelitian masih akan terus berlanjut untuk tahun ketiganya di tahun 2020 ini,” ujar Harmin.

Dalam tahun ketiga penelitian bersama rekan-rekannya tersebut, Harmin berharap penelitian masih dapat terus dilanjutkan dengan adanya dana desentralisasi dan nasional. Teknologi ini juga direncanakan akan dikombinasikan dengan metode-metode lain “Misalkan dengan elektrolisis atau dengan ion exchange, agar nantinya bisa diaplikasikan,” pungkasnya. (ita)

Air Asin Biodesalinasi Unair
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan

17/07/2026 - 17:18 WIB

Kisah Haru Ibu Anis, Dampingi Anak Sakit Demi Wujudkan Mimpi Masuk Psikologi UNAIR

27/06/2026 - 18:56 WIB

Kuatkan Tekad, Siswi Ini Rela Tempuh Perjalanan Udara Demi Masuk FK UNAIR

27/06/2026 - 18:36 WIB

Demi Mimpi Masuk FK UNAIR, Siswa SMA Ini Rela Tinggalkan Kursi Kuliah yang Sudah Diraih

26/06/2026 - 17:33 WIB

Tembus 6.335 Pendaftar, Mandiri UNAIR Jadi Pilihan Ribuan Calon Mahasiswa

26/06/2026 - 17:24 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.