Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»TEKNOLOGI»Cangkang Kapsul dari Rumput Laut

Cangkang Kapsul dari Rumput Laut

TEKNOLOGI redaksi23/07/2018 - 12:00 WIB

Kolaborasi dosen Universitas Airlangga menciptakan cangkang kapsul dari rumput laut. Workshop pengembangan industri produk cangkang kapsul berbahan dasar rumput laut itu berlangsung di Aula Amerta, Kantor Manajemen Kampus C Unair pekan lalu. Workshop dihadiri akademisi dan praktisi dari kementerian, lembaga, pemerintah daerah, industri, dan asosiasi.

Mengenai hal itu, Agung Kuswandono Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman yang datang saat workshop mengatakan,

Keutamaan produk cangkang kapsul dari rumput laut ini pertama masalah kehalalan. Rumput laut halal. Selama ini cangkang kapsul berasal dari gelatin (biasa digunakan bisa dari sapi, bisa dari babi). Kita tidak tahu darimana. Ada proses sertfikasi untuk itu.

Kedua bahan baku rumput laut Indonesia melimpah. Melimpah pertama di dunia. Selama ini Indonesia hanya mengekspor rumput laut kering saja. Nilai tambahnya kurang. Cangkang untuk bungkus kapsul itu terobosan luar biasa.

Indonesia sebetulnya cukup mampu membuat rumput laut menjadi berbagai macam produk. Hanya saja masih dalam tahap laboratorium dalam bentuk penelitian. Belum diproduksi massal.

Cangkang kapsul dari rumput laut ini sudah ada insdustri yang membuat. Tinggal di-link-kan dengan pengusaha, supaya bahan baku lancar. Pangsa pasar juga besar. Kita ingin produsen tidak hanya menjual rumput laut kering tapi ada nulai tambah. Sekaligus meningaktkan kesejahteraan petani/nelayan.

Banyak sekali penelitian (di Indonesia) yang levelnya masih berhenti di pustaka. Proses yang kita kerjakan tidak pernah terintegrasi secara holistik. Penelitian masih masuk perpustakaan dan selesai. Padahal masalah di lapangan terus ada tidak pernah berjenti. Harusnya peguruan tinggi berkumpul, nelayan kumpul, pemerintah menjembatani.

Mudah-mudahan cangkang kapsul ini benar-benar teralisasi untuk dapat dimanfaatkan untuk masyarakat. Membangun Indonesia tidak dengan kata-kata yg berbunga-bunga. Namun dengan tindakan dan kerja yang nyata.

Sementara Wakil Rektor IV bidang kerjasama, bisnis, dan jejaring alumni Junaidi Khotib SSi Apt MKes mengatakan industri pengembangan rumput laut menjadi cangkang kapsul ini relatif lebih murah dari semula harga gelatin, bisa diturunkan sampai sepertiga.

“Pasti masyarakat akan milih yang lebih murah. Apalagi rumput laut sudah pasti halal,” katanya.

Problem selama ini ketika penelitian dilakukan, seringkali berhenti pada meja penelitian dan perpustakaan. Tidak lebih dari 15 persen yang dihilirisasi dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Maka dari itu pemerintah dan perguruan tinggi kerjasama agar produk akademik dihilirasi dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Tentu ini akan memberi dampak positif.

Dukungan dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia penting untuk membantu akselerasi. Kita sinkoronkan jadi satu pemilikiran yang menyeluruh.

Saat ini yang terpenting adalah menyambungkan link ekonomi. Kalau perguruan tinggi, standar laboratorium sudah ada. Saat ini bagaimana mempercepat penelitian ini diproduksi secara massal.

Beberapa peserta workshop berasal dari Universitas Trunojoyo, Universitas Brawijaya, Universitas Hang Tuah, Universitas Negeri Jember (Unej), dan Universitas Terbuka. Usai workshop di Aula Amerta, mereka diajak berkunjung ke Fakultas Sais dan Teknologi dan Lembaga Penyakit Tropik Unair. (ita)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

ITS Kembangkan Bensin Sawit Ramah Lingkungan, Efisien dan Berpotensi Kurangi Ketergantungan BBM Impor

07/04/2026 - 21:11 WIB

Mahasiswa ITS Ciptakan Rompi Pintar SAFE, Tingkatkan Keselamatan Lansia Berbasis IoT dan Deep Learning

13/12/2025 - 00:24 WIB

Balapan Gokart Listrik di Sirkuit ITS

25/11/2025 - 13:00 WIB

ITS Sukses Mendominasi Gemastik 2025

05/11/2025 - 15:00 WIB

ITS Kembangkan Paving Anti-banjir

04/11/2025 - 12:00 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.