Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Eri Fokus Tuntaskan Kemiskinan

Eri Fokus Tuntaskan Kemiskinan

KOMUNITAS redaksi26/08/2022 - 13:00 WIB

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya Rini Indriyani kembali menggelar kegiatan rutin “Ngobras” (Ngobrol Santai) bersama para Kader Surabaya Hebat (KSH).

Kali ini, “Ngobras” digelar di Unit J1 – O1 Lantai 2 Royal Plaza Kota Surabaya, dengan diikuti oleh 1.788 KSH di Kecamatan Wonokromo.

Eri Cahyadi dibuat terperangah dengan para KSH. Sebab, banyak diantara mereka yang telah mendapat banyak manfaat dan kemudahan melalui aplikasi Sayang Warga. Salah satunya adalah mempermudah peran KSH dalam kemajuan dunia teknolog digital.

“Alhamdulillah menurut KSH, aplikasi Sayang Warga membuat mereka sangat terbantu. Artinya ada kemudahan penggunaan dan adanya kedekatan dengan warga atau tetangga yang lainnya,” kata Wali Kota, Selasa (23/08).

Ia menjelaskan, para KSH mengakui bahwa belum ada program pengentasan kemiskinan dan pengangguran, yang dikembangkan melalui teknologi digital. Yakni, kehadiran aplikasi Sayang Warga yang dinilai sangat bersahabat bagi para KSH.

“Karena dengan adanya aplikasi ini dan adanya gerakan warga, maka mereka semakin dekat. Ini yang saya harapkan, tujuan saya membuat KSH adalah untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Serta, masyarakat bisa mengetahui kondisi kampungnya,” jelas dia.

Sebab, menurutnya, dengan adanya sinergi yang kuat, masyarakat Kota Pahlawan telah ikut menjadi bagian dalam pembangunan Kota Surabaya.

“Ada slogan masyarakat jadi bagian pembangunan, masyarakat jangan jadi penonton di rumahnya sendiri. Nah ini, sehingga setiap anggaran pemerintah, kita bisa tahu, mana dan apa saja yang dibutuhkan masyarakat,” ujar dia.

Melalui para KSH, ia meyakini, kemiskinan di Kota Surabaya akan segera berakhir. “Saya ingin mengetahui KTP Surabaya dan non Surabaya berapa, yang tinggal di Surabaya dan tidak, berapa jumlahnya? Sehingga, saya bisa fokus membahagiakan warga Surabaya dan ini yang sedang saya lakukan dengan para KSH,” ungkap dia.

Lebih lanjut, ia menegaskan tengah fokus dan mengutamakan warga Kota Surabaya dalam setiap program Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Ia mencontohkan, seorang warga yang sejak sepuluh tahun lalu tidak tinggal di Kota Surabaya, kemudian datang kembali ke Kota Pahlawan untuk meminta bantuan kepada Pemkot Surabaya.

Karenanya, ia meminta RT/RW, camat, lurah, dan KSH untuk saling berkoordinasi, serta melaporkan warga ber-KTP Surabaya yang tidak berada di wilayahnya selama beberapa tahun terakhir.

“Kemudian, kalau ada warga luar Surabaya dan masuk kemari, saya juga tidak bisa langsung membantu memberikan intervensi. Tetapi nanti akan saya bantu, setelah warga Surabaya,” pungkasnya. (ita)

Eri Fokus Tuntaskan Kemiskinan
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Comments are closed.

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.