Fasilitas PON XX di Papua Makin Lengkap
OLAHRAGA

Fasilitas PON XX di Papua Makin Lengkap

Bupati Kabupaten Merauke Frederikus Gebze, meresmikan sirkuit balap motor yang akan dipakai pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 mendatang, akhir pekan lalu, ditandai dengan penguntingan pita dan uji coba lintasan.⠀

Sirkuit yang diberi nama Freedgeeb Waninggap Sai Gau Tak, dibangun di atas lahan seluas 26,5 hektar, dan terbagi menjadi dua lintasan.⠀

Untuk arena road race mengunakan lahan seluas 16,5 hektar. Sementara untuk arena motor cross mengunkaan lahan 6,2 hektar, dan untuk bangunan pendukung mengunakan lahan 3,8 hektar⠀

“Panjang lintasan road race 1. 812 meter, lebar lintasan 8 meter. Untuk motor cros, panjang lintasan 1.340 meter, lebar lintasan 36 meter pada lintasan star dan 9 meter pada badan lintasan,” kata Bupati Gebze.⠀

Sirkuit ini dilengkapi dengan sarana pendukung, tribun VIP dan tribun biasa dengan daya tampung 1000 penonton. Lalu, ada juga paddoc area, gedung sekretariat, rumah jaga, toilet umum, sarana air bersih dan lainya.⠀

Gebze menegaskan, pembangunan sirkut ini menghabiskan anggaran sebesar Rp95 miliar lebih, dan kehadiran sirkuit ini merupakan kerja keras pemerintah dan masyarakat Merauke dalam mendukung PON Papua.⠀

Dia menambahkan, sirkuit ini merupakan aset pemerintah. Kehadiran sirkuit ini sebagai motivasi untuk menumbuhkan semangat kepada anak Merauke yang mempunyai potensi pada bidang olah raga otomotif. “Ini tempatnya sudah ada, jangan lagi ada balapan liar di jalanan. Silahkan gunakan fasilitas ini sebaik mungkin,” ucapnya.⠀

Sebelumnya, IMI Pusat melakukan track inspection di sirkuit sepanjang 1,85 km yang disebutnya sebagai sirkuit standar IMI.⠀

Kelebihan sirkuit ini nantinya ada pada corner flowing, no hard breaking dengan lebar aspal 8 meter masing-masing untuk run off kiri dan kanan.⠀

“Lima meter kiri dan kanan, jadi total lebar 18 meter. Dengan 14 tikungan, 7 ke kiri dan 7 ke kanan, balance for tyre grip,” terang Dyan Dilato yang bersama Dadan HP (Ketua Komisi Motocross) serta didampingi pejabat Kementerian PUPR, KONI, IMI Papua, Bapeda serta Bupati Merauke saat melakukan track inspection. (ist)