Lelang bandeng yang dilaksanakan di Alun-alun Kabupaten Sidoarjo berhasil mengumpulkan dana hingga Rp 2 miliar. Uang tersebut terkumpul dari empat perusahaan di Sidoarjo yang membeli empat ekor ikan bandeng. Keempat perusahaan itu adalah PT Royal Teknis Tambak Oso (RTTO), PT Green Florencia, PT Lapindo Brantas, dan PT Agent Park.
Wabup Sidoarjo, H Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan, acara Lelang Bandeng Kawak dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Alun-Alun Sidoarjo merupakan event rutin tahunan. Event tahunan dalam rangka memperingati Maulid Nabi itu, diharapkan bisa meraih perhatian internasional.
“Saya berharap event lelang bandeng dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini digelar semakin inovatif. Sehingga tidak sekedar menjadi event Sidoarjo, namun menjadi perhatian nasional hingga internasional,” cetus Cak Nur, Rabu (6/12) malam
Lelang Bandeng Kawak ini merupakan multiplier effect. Yakni menjadi semangat bagi para petambak budidaya ikan untuk terus memelihara bandeng kawak serta untuk menghimpun dana sosial.
Sebelumnya, Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah menyatakan, tahun 2016 lalu, lelang bandeng kawak mampu menghimpun dana hingga Rp 1,3 miliar. Untuk tahun 2017 ini, meskipun berat bandeng yang dilelang lebih ringan, namun dana yang dikumpulkan lebih besar hingga mencapai Rp 2 miliar.
Empat bandeng kawak yang dilelang milik petambak asal Sidoarjo. Bandeng-bandeng kawak ini dinyatakan juara pertama hingga empat setelah ditimbang oleh panitia.
Empat bandeng kawak ini yakni, bandeng seberat 7,70 kg sebagai juara pertama, milik Sutriman (48), warga Dusun Tegalsari Desa Kupang Kecamatan Jabon. Untuk juara kedua, bandeng seberat 5,55 kg milik milik H Mustofa, warga Dusun Tanjungsari Desa Kupang Kecamatan Jabon.
Untuk juara ketiga disabet bandeng seberat 5,34 kg milik Kanifan, warga Dusun Sawohan Desa/Kecamatan Buduran. Dan juara keempat diraih bandeng 5,24 kg milik Hj Eni Masrurotillah, warga Candi Jaya Desa/Kecamatan Candi. (ist)

