Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»OLAHRAGA»INASGOC Terapkan Tiga Zona Keamanan

INASGOC Terapkan Tiga Zona Keamanan

OLAHRAGA redaksi22/02/2018 - 14:00 WIB

Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) akan menerapkan tiga zona keamanan pada penyelenggaraan Asian Games Agustus 2018 di Jakarta dan Palembang untuk mencegah perusakan fasilitas sebagaimana terjadi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta.

“Kami akan memperketat pengamanan sebagaimana pada kejuaraan uji coba yaitu dengan hanya dua pintu, pintu untuk akreditasi dan pintu untuk pemilik tiket serta tiga zona pengamanan,” kata Ketua INASGOC Erick Thohir di Jakarta, Senin (19/2) seperti dikutip Antara.

Zona pertama keamanan Asian Games 2018 itu, menurut Erick, yaitu pemeriksaan satu per satu orang yang akan masuk kawasan olahraga seperti di GBK Senayan Jakarta ataupun Jakabaring, Palembang.

“Setiap orang akan diperiksa sebelum masuk. Mereka tidak boleh membawa tas atau apapun, hanya boleh membawa tiket saja,” ujar Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) itu.

Lalu pada zona kedua, petugas INASGOC akan memeriksa tiket yang dimiliki penonton. “Tidak ada tiket yang dijual di arena pertandingan karena seluruh tiket akan dijual melalui dalam jaringan (online),” katanya.

Terakhir, pengamanan zona ketiga berada di pintu masuk arena pertandingan. “Tiket penonton akan dicek lagi untuk memastikan nomor tempat duduknya,” ujar Erick.

Pengamanan Asian Games 2018 akan semakin meningkat saat upacara pembukaan dan penutupan pada 18 Agustus dan 2 September.

“Tidak akan ada mobil yang dapat masuk kawasan GBK saat upacara pembukaan dan penutupan kecuali untuk Presiden dan Presiden Dewan Olimpiade Asia (OCA). Saya, para menteri dan tamu-tamu OCA bahkan harus menggunakan bus untuk masuk GBK,” kata Erick.

Selain kawasan olahraga GBK dan Jakabaring, sejumlah arena pertandingan lain Asian Games seperti stadion-stadion penyelenggaraan cabang sepak bola juga akan menggunakan sistem keamanan yang sama tapi hanya dengan dua zona keamanan.

“Karena lingkungannya berbeda maka kami akan menerapkan dua zona. Deputi IV INASGOC akan lebih detail soal pengamanan arena pertandingan,” ujarnya.

Erick mengatakan penyelenggaraan Asian Games 2018 juga bermanfaat untuk memperbaiki kebiasaan para penonton pertandingan olahraga seperti penggunaan sarana transportasi umum, budaya antre, dan kebiasaan menjaga fasilitas umum.

“Saya terkejut bagaimana taman di GBK rusak, empat pohon rubuh. Asian Games buat Indonesia dan bukan sebagian kelompok. Apa yang terjadi di arena pertandingan itu mewakili wajah Indonesia,” kata Erick.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menyayangkan kerusakan sejumlah fasilitas di Stadion Utama GBK dan taman di Kawasan GBK ketika pertandingan final Piala Presiden 2018 pada Sabtu (17/2) malam.

“Kami tidak main-main dalam pekerjaan renovasi GBK karena itu adalah kepercayaan bagi kami. Itu uang pajak yang kami pakai. Semula, INASGOC tidak percaya kami dapat menyelesaikan,” kata Basuki. (ant)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Mangrove Eco Run 3.0 Resmi Dibuka, Surabaya Targetkan 2.000 Pelari

28/06/2026 - 18:34 WIB

Atletico Madrid Bidik Tijjani Reijnders dari Manchester City, Diego Simeone Benahi Lini Tengah

29/05/2026 - 20:45 WIB

Formula 1 Resmi Kembali ke Istanbul Park Mulai 2027, Kontrak Lima Tahun Perkuat Ekspansi Global

24/04/2026 - 20:23 WIB

Konflik di Ruang Ganti Real Madrid, Alvaro Arbeloa Dikabarkan Berselisih dengan Raul Asencio

08/04/2026 - 21:28 WIB

Liverpool Incar Gelandang Muda West Ham Mateus Fernandes, Nilai Transfer Capai Rp1 Triliun

07/04/2026 - 21:43 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.