Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»TEKNOLOGI»ITB Pasang Pemantau Gempa di Lombok

ITB Pasang Pemantau Gempa di Lombok

TEKNOLOGI redaksi11/08/2018 - 15:00 WIB

Institut Teknologi Bandung (ITB) memasang seismometer di sejumlah titik di Lombok. Pemasangan seismometer ini untuk memantau gempa di Lombok.

Tim ITB datang ke Lombok selang satu hari setelah gempa Lombok 29 Juli 2018. Mereka sengaja datang untuk memasang alat pemantau gempa pasca gempa magnitude 6,4 di Lombok Utara. Hingga gempa susulan 5 Agustus 2018, tim ITB masih berada di sana.

“Sampai dengan kemarin sudah 13 Seismometer yang terpasang,” ujar Prof Nanang T Puspito, Ketua Kelompok Keahlian (KK) Geofisika Global dalam keterangan persnya, Rabu (08/08).

Menurutnya, dari 13 seismometer, sebanyak 7 buahnya merupakan hasil kerjasama ITB dan Earth Observatorium of Singapore (EOS). Pemasangan seismometer ini tersebar di Kota Mataram, Lombok Tengah, Lombok Barat, Lombok Timur dan Lombok Utara.

Tim ITB mengharapkan rekaman gempa susulan termasuk gempa pada 5 Agustus 2018 yang diperkirakan sebagai gempa utama dapat menjadi pemahaman baru terkait sumber dan mekanisme kejadian Gempa Lombok 2018.

Kegiatan monitoring gempa susulan Gempa Lombok ini akan dilakukan selama satu bulan. Untuk keseluruhan program bantuan, satgas ITB akan bekerjasama dengan LPPM Universitas Mataram dan pihak-pihak lain yang terkait.

Tim ITB mengharapkan selama satu bulan, tujuh seismometer yang ditempatkan dapat merekam gempa-gempa susulan untuk kepentingan analisis potensi gempa ke depan.

Selain membuat tim untuk pemasangan seismometer, ITB juga membentuk tim Satgas untuk bencana Lombok. Tim ini bertugas menyusun rencana dan aksi bantuan untuk bencana alam Lombok.

Dalam jangka pendek tim satgas ITB ini akan mengirimkan tim untuk melakukan assessment kelayakan bangunan publik, membantu dalam pengiriman bantuan pokok makanan, obat-obatan, selimut dan lain-lain.

Selanjutnya tim akan melaksanakan program penyediaan fasilitas air minum. Selain itu juga tim ITB akan mempelajari potensi bencana ke depan serta menganalisa gempa susulan dan longsoran.

Sementara untuk jangka menengah (tahap rehabilitasi-rekonstruksi), ITB akan memperkenalkan teknologi bangunan dengan struktur bambu yang dikembangkan oleh KK Teknologi Bangunan Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK). Selanjutnya akan dicoba penerapan Teknologi Open BTS yang dikembangkan oleh Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI). (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

ITS Kembangkan Bensin Sawit Ramah Lingkungan, Efisien dan Berpotensi Kurangi Ketergantungan BBM Impor

07/04/2026 - 21:11 WIB

Mahasiswa ITS Ciptakan Rompi Pintar SAFE, Tingkatkan Keselamatan Lansia Berbasis IoT dan Deep Learning

13/12/2025 - 00:24 WIB

Balapan Gokart Listrik di Sirkuit ITS

25/11/2025 - 13:00 WIB

ITS Sukses Mendominasi Gemastik 2025

05/11/2025 - 15:00 WIB

ITS Kembangkan Paving Anti-banjir

04/11/2025 - 12:00 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.