Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Dishub Evaluasi Sopir Suroboyo Bus dan Wira-Wiri, Siapkan Sistem Penilaian Penumpang
  • Cegah Manipulasi Domisili Saat SPMB 2026/2027, Pemkot Surabaya Optimalkan Verifikasi melalui Cek In Warga
  • Pemkot Surabaya dan Komdigi Uji Coba Perlinsos Digital, Dorong Penyaluran Bansos Lebih Tepat Sasaran
  • Khofifah Lantik 65 Kepala SMA, SMK, dan SLB, Tekankan Pendidikan Karakter untuk Wujudkan Generasi Unggul Indonesia Emas 2045
  • UNAIR Matangkan Persiapan ON MIPA-PT 2026, Siap Sambut Finalis dari 85 Perguruan Tinggi
  • Kemlu RI dan UNAIR Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Ketahanan Pangan dan Energi Global
  • Munas FKDK BPD SI 2026 di Semarang Tetapkan Ketua Umum Baru, Perkuat Agenda Transformasi Bank Pembangunan Daerah
  • D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»TEKNOLOGI»Jalan Provinsi Rusak Lapor ke Jalak Loewe

Jalan Provinsi Rusak Lapor ke Jalak Loewe

TEKNOLOGI redaksi04/02/2021 - 14:00 WIB

Pemerintah provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Jatim terus melakukan inovasi terhadap pelayanan publik di Jatim untuk peningkatan kualitas jalan milik Provinsi Jatim tetap terjaga dengan baik.

Dimana salah satunya pada 2021 ini aduan untuk masyarakat yaitu aplikasi Jalan Rusak Lapor Dewe alias “Jalak Loewe”. Adapun Jalak Loewe adalah inovasi DPU Bina Marga Jatim untuk mempermudah masyarakat dalam melaporkan jalan rusak secara online dan realtime.

“Laporan berbasis android ini sudah berjalan untuk masyarakat yang ingin mengetahui kondisi jalan rusak di daerahnya. Apabila masyarakat yang menemukan jalan rusak provinsi akan langsung ditindak lanjuti, kemudian untuk nasional dan pemkab yang masuk ke aplikasi jalak loewe ini akan juga kita laporkan ke BBPJN dan pemkab setempat,” ujar Plt Kadis PU Bina Marga Jatim, Nyono saat rapat secara zoom bersama Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa serta 11 UPT PU Bina Marga Jatim, pekan lalu.

Lebih lanjut dihadapan Gubernur Jatim, Khofifah dikatakan Nyono untuk aplikasi jalak Loewe ini sudah masuk laporan dari masyarakat ke PU Bina Marga yaitu mulai tanggal 1 – 21 Januari 2021 ada 16 laporan yang masuk ke aplikasi tersebut.

Dimana,laporan lewat jalan jalak loewe ini langsung direspon melalui Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Bojonegoro melaksanakan perbaikan kerusakan jalan, di ruas Jalan Ponco-Jatirogo (Bts. Prov. Jateng) Link 146 Km Sbaya 144+560, 145+900, dan 146+100 pada hari, Selasa (29/1).

“Aplikasi Jalak Loewe merupakan upaya DPU Bina Marga Jatim untuk menyediakan QRRMS (Quick Response Road Management System). Dan ditindak atau dilakukan penanganan dalam 1×24 jam,” paparnya.

Nyono yang juga kepala Dinas Dishub Jatim ini juga menyampaikan, kondisi jalan provinsi sebenarnya sudah cukup baik. Dengan rincian, kemantapan jalan provinsi dalam kondisi baik sebesar 71,05 persen, kondisi sedang 21,06 persen, kondisi rusak ringan 5,76 persen, dan kondisi rusak berat 2,12 persen. Secara keseluruhan, kemantapan jalan provinsi sudah mencapai 92,1 persen.

Sementara untuk anggaran infrastruktur tahun 2021 ini, kata Nyono, sebesar Rp367 miliar. Dengan rincian, Rp194,28 miliar dari APBD murni, Rp172 miliar Dana Alokasi Khusus (DAK), Rp51 miliar APBN, dan Rp121 miliar dari Program Hibah Jalan Daerah (PHJD).

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parwansa meminta kepada PU Bina Marga Jatim untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait aplikasi tersebut. Hal ini agar masyarakat bisa mengatahui apabila terjadi jalan rusak didaerah.

“Kami berharap langsung ada konektivitas dan komunikasi yang cepat antara Bina marga Jatim, Dishub Jatim dan pihak BBPJN apabila terjadi kerusakan Jalan di Jatim. Mengingat masyarakat saat ini ada jalan rusak minta pemerintah segera lakukan perbaikan jalan tersebut,” harapnya. (jnr)

Jalak Loewe
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

ITS Kembangkan Bensin Sawit Ramah Lingkungan, Efisien dan Berpotensi Kurangi Ketergantungan BBM Impor

07/04/2026 - 21:11 WIB

Mahasiswa ITS Ciptakan Rompi Pintar SAFE, Tingkatkan Keselamatan Lansia Berbasis IoT dan Deep Learning

13/12/2025 - 00:24 WIB

Balapan Gokart Listrik di Sirkuit ITS

25/11/2025 - 13:00 WIB

ITS Sukses Mendominasi Gemastik 2025

05/11/2025 - 15:00 WIB

ITS Kembangkan Paving Anti-banjir

04/11/2025 - 12:00 WIB

Jam Tangan Daur Ulang Mahasiswa ITS

18/10/2025 - 13:00 WIB

Comments are closed.

Dishub Evaluasi Sopir Suroboyo Bus dan Wira-Wiri, Siapkan Sistem Penilaian Penumpang

04/06/2026 - 19:07 WIB

Cegah Manipulasi Domisili Saat SPMB 2026/2027, Pemkot Surabaya Optimalkan Verifikasi melalui Cek In Warga

04/06/2026 - 19:04 WIB

Pemkot Surabaya dan Komdigi Uji Coba Perlinsos Digital, Dorong Penyaluran Bansos Lebih Tepat Sasaran

04/06/2026 - 19:00 WIB

Khofifah Lantik 65 Kepala SMA, SMK, dan SLB, Tekankan Pendidikan Karakter untuk Wujudkan Generasi Unggul Indonesia Emas 2045

04/06/2026 - 18:55 WIB

UNAIR Matangkan Persiapan ON MIPA-PT 2026, Siap Sambut Finalis dari 85 Perguruan Tinggi

04/06/2026 - 18:52 WIB

Kemlu RI dan UNAIR Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Ketahanan Pangan dan Energi Global

04/06/2026 - 11:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.