Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Jasa Pengamanan Masih Dibutuhkan

Jasa Pengamanan Masih Dibutuhkan

KOMUNITAS redaksi13/12/2018 - 13:30 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, kehadiran satuan pengamanan (Satpam) sangat diperlukan karena memang polisi tidak bisa berada di semua tempat, setiap waktu sekaligus. Polisi sangat butuh kemitraan dan sangat terbantu dengan jasa pengamanan yaitu Satpam.

Untuk itu, Presiden mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Satpam, kepada para perusahaan jasa pengamanan yang selama ini telah turut berdiri di barisan depan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Sungguh, menurut saya, profesi Satpam adalah sebuah profesi yang mulia,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Pembukaan Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional Tahun 2018, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/12) pagi.

Ke dapan, lanjut Presiden, kontribusi jasa pengamanan akan semakin dibutuhkan karena kita membutuhkan sebuah iklim aman untuk negara kita, Indonesia. Iklim aman itu akan menyebabkan investasi akan datang, investasi berani datang.

“Kalau sudah investasi datang, ada orang membuka pabrik, membuka industri, membuka kantor dan lain-lain. Artinya, terbuka lapangan pekerjaan. Karena itu, yang namanya keamanan sangat diperlukan bagi sebuah negara,” ujar Jokowi.

Perkembangan Teknologi
Namun Jokowi mengingatkan, dari hari ke hari bentuk-bentuk kejahatan dan keamanan, ancaman keamanan akan terus berkembang. Potensi aksi penipuan maupun penggunaan teknologi tindak kejahatan akan semakin canggih.

Untuk itu, cetak biru yang akan disusun oleh Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (Abujapi), menurut Presiden, perlu memikirkan bagaimana menghadapi perkembangan teknologi ke depan, bagaimana memberikan pelatihan, skill, up skill para karyawan pengamanan sehingga tidak kalah canggih dengan pelaku-pelaku kejahatan.

“Ini penting sekali. Juga harus dipikirkan bagaimana membekali para Satpam dengan peralatan-peralatan yang up to date,” tegas Presiden seraya menambahkan, di sinilah pentingnya masalah sertifikasi bagi tenaga Satpam.

Mengakhiri sambutannya Jokowi mengajak segenap anggota Satpam saya untuk terus bersama-sama menjaga keamanan, menjaga ketertiban, menjaga situasi Indonesia yang kondusif, yang tenteram.

Karena ketika suasana aman ekonomi dipastikan akan dapat berkembang, dan ketika ekonomi berkembang maka peluang kerja dan usaha akan bertambah banyak. “Yang menerima manfaat adalah kita semuanya, rakyat,” pungkas Jokowi.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antar lain Menko Polhukam Wiranto, Mesesneg Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Keresidenan Moeldoko, Wakapolri Komjen Pol Ari Dono dan Ketua Umum Abujapi Budi Rianto. (sak)

Abujapi Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia Jasa Pengamanan Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional Tahun 2018
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Comments are closed.

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.