Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PEMERINTAHAN»Jokowi: Jangan Ada yang Gampang Dipanasi

Jokowi: Jangan Ada yang Gampang Dipanasi

PEMERINTAHAN redaksi11/10/2017 - 09:00 WIB

Terkait dengan adanya kontestasi politik pada tahun depan, yaitu pemilihan gubernur dan pemilihan bupati/wali kota, Presiden Joko Widodo meminta kepada semua pihak agar menjaga ketenangan, ketenteraman di kota dan kabupaten masing-masing.

“Jangan sampai kita ini gampang dikipas-kipas dipanas-panasi. Kita ini saudara semuanya, saudara se-Provinsi Jawa Tengah, saudara sebangsa dan setanah air. Jangan sampai ada yang gampang dipanas-panasi,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat, yang diselenggarakan di Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah, Senin (9/10) siang.

Presiden mengingatkan, bahwa kontestasi politik itu hanya lima tahun sekali. Karena itu, ia meminta jangan sampai grejegan (konflik) dengan tetangga gara-gara pilihan gubernur, pilihan bupati, pilhan wali kota.

“Harusnya tetep rukun dengan dengan tetangga. Harus tetap rukun dengan antar kampung, harus tetap rukun dengan saudara dan teman-temannya. Coblos. Sudah. Jangan sampai kita ini sebagai bangsa besar nanti terpecah gara-gara urusan politik,” tutur Jokowi.

Menurut Kepala Negara, bangsa kita ini besar dan bermacam-macam. Beda suku, beda agama, beda bahasa daerah. Saat dirinya bertanya ke Duta Besar Singapura hanya ada 4 (empat) suku di Singapura, 4. Negara kita 714. Afghanistan, ada 7.

“Kita 714 suku. Ini negara besar, tapi hati-hati jangan sampai ada gesekan diantara kita, ada sengketa, ada pertikaian diantara kita. Kita jaga ketenangan, kesejukan, persatuan, persaudaraan di antara kita,” pesan Presiden seraya menambahkan, dirinya perlu mengingatkan ini karena setiap 5 (lima) tahun kita dengan kontestasi politik.

“Pilihan bupati, pilihan wali kota, pilihan gubernur, pilihan presiden. Itu ya sudah, milih. Pilih pemimpin-pemimpin kita yang paling baik. Tapi jangan sampai grejegan dengan antar, dengan antar kampung, jangan. Saya titip,” tegas Jokowi seraya menambahkan, kalau sudah gesekan itu membetulkannya kembali sangat sulit.

Untuk itu, Jokowi mengajak semua pihak untuk menjaga bersama, jangan sampai kita gampang dikipas-kipasi, dikompor-kompori ada kabar di media sosial yang negatif-negatif. “Enggak, jangan. Jangan gampang terpengaruh oleh hal-hal seperti itu,” tutur Presiden. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.