Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Kampung Tangguh Lawan Kemiskinan

Kampung Tangguh Lawan Kemiskinan

KOMUNITAS redaksi30/08/2022 - 13:00 WIB

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memimpin Apel Satgas Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo dan melakukan senam bersama di Lapangan Gelora 10 November Kota Pahlawan, Sabtu (27/08). Sebab, setelah dua tahun lebih berperang melawan Covid-19, kini sebanyak 5.192 peserta apel kembali terjun menjadi garda terdepan di tingkat RT/RW.

Karenanya, Eri Cahyadi meminta seluruh Satgas Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo untuk ikut mengentaskan kemiskinan di Kota Pahlawan, dengan berkolaborasi dengan para RT/RW, Kader Surabaya Hebat (KSH), lurah, dan camat setempat.

“Warga harus mencintai kampung dan lingkungannya, maka seharusnya tidak ada gizi buruk, putus sekolah, dan rumah tidak layak huni. Ini yang harus dijaga di setiap kampung,” kata Eri.

Ia berharap, dengan sinergi dan gotong – royong tersebut bisa mengentaskan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di wilayahnya masing – masing. Karena, Eri turut meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Sosial (Dinsos), dan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disnaker) untuk saling berkolaborasi.

“Jadi nanti pak RT/RW sudah bisa memasukkan data melalui aplikasi Diskominfo, terkait persyaratan warga kategori MBR. Agar anggaran kita bisa tepat sasaran,” ujar dia.

Selanjutnya, ia meminta kepada para peserta apel untuk melakukan pemilahan terhadap warga yang terdampak Covid-19 (kehilangan pekerjaan). Sebab, warga tersebut tidak termasuk dalam kategori MBR.

“Kalau dia masih punya rumah atau aset, maka dia tidak masuK MBR. Tapi saya yakin dengan para Satgas Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo, pendataan itu akan lebih tepat untuk memberikan manfaat kepada warga Surabaya,” terang dia.

Sebab, menurutnya, seluruh aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah dilakukan secara Padat Karya. Yakni, semua anggaran yang digunakan Pemkot Surabaya digunakan oleh UMKM Kota Pahlawan. “Di tahun 2023 sesuai dengan Peraturan Presiden, 40 persen anggaran barang jasa Pemkot Surabaya atau Kementrian itu wajib dikerjakan oleh UMKM,” kata dia.

Dengan semangat yang dimiliki para Satgas Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo, ia meyakini bahwa mereka bisa ikut mencegah penularan Covid-19. Sehingga ekonomi di Kota Surabaya bisa terus berjalan. “Semangat melawan Covid-19 ini bisa kita tularkan untuk melawan kemiskinan. Covid-19 bisa kita lewati, maka kemiskinan juga bisa kita lewati,” tegas dia.

Sementara itu, PLT BPBD Kota Surabaya Ridwan Mubarun mengatakan bahwa kegiatan tersebut untuk memperkuat dan menjaga situasi pandemi Covid-19 di Kota Surabaya agar tetap terkendali. Serta, meningkatkan ketangguhan Satgas Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo dalam Penanganan Covid-19 di lingkungannya.

“Dan mengajak partisipasi aktif Satgas Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo dalam kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya di lingkungannya. Kegiatan diikuti oleh 5.192 orang dari 1.298 Satgas Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo yang ada di tingkat RW dan 1.361 Ketua RW se-Kota Surabaya,” pungkasnya. (ita)

Satgas Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Comments are closed.

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.