Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PEMERINTAHAN»Kendarai Trail Jokowi Tinjau Tambak

Kendarai Trail Jokowi Tinjau Tambak

PEMERINTAHAN redaksi02/11/2017 - 09:00 WIB

Presiden Joko Widodo mengendarai motor trail sejauh sekitar 2 kilometer saat meninjau lokasi tambak udang dan bandeng di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kab Bekasi, Prov Jawa Barat, Rabu (1/11) siang.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyerahkan sertifikat bagi masyarakat penerima program perhutanan sosial di Desa Pantai Bahagia. Setelah itu, Presiden bertolak ke lokasi tambak yang terletak sekitar dua kilometer dari lokasi pertama dengan mengendari motor trail melalui jalan yang cukup sulit dan berbatu.

Jokowi berpesan agar membuat kelompok besar petani, membuat kelompok besar petambak dengan pola pola korporasi. “Artinya, harus economic scale, harus sekala yang gede sehingga secara hitung hitungan bank masuk atau bankable,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Presiden, pemerintah akan mengedukasi cara-cara menanam udang secara moderen dan pemberian makannya dengan e-fishery atau automatic feeder, yang bisa dikendalikan dari jarak jauh dengan android. Pemasangan plastik dan kincirnya juga modern.

“Kalau tidak seperti itu ya seperti yang kita dengar tadi disana, satu hektar hanya menghasilkan 3 kilo, padahal satu hektar harusnya menghasilkan 4 sampai 5 ton lah,” tutur Presiden.

Kalau sudah 5 ton, lanjut Presiden, itu berarti bener. Artinya, hasilnya akan kelihatan petani, dan ini yang akan dilakukan pemerintah ke depan. Bukan hanya bisnis model di petani petambak, tapi nanti untuk yang lain seperti petani padi, holtikultura, dengan cara cara seperti ini.

Pemerintah, tegas Presiden, akan mem backup infrastrukturnya, agar jalannya bisa dimasuki mobil kalau nanti sudah panen. Hasilnya, nanti akan dijual keluar (ekspor). “Fungsi swasta dan BUMN adalah off taker,” tegasnya.

Kepala Negara menjelaskan, udang ini pasaran ekspornya sangat besar sekali. Sekarang kita ada di nomor tiga di dunia. “Jadi kalau tambak tambak di Lampung, di Jawa ditarakan jalan kita bisa jadi nomer satu tapi harus dengan cara cara modern seperti ini,” pungkasnya.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Presiden Teten Masduki, dan Wagub Jabar Dedy Mizwar. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.