Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PEMERINTAHAN»Konsep Co Working Space di ESDM Jatim

Konsep Co Working Space di ESDM Jatim

PEMERINTAHAN redaksi18/02/2023 - 15:00 WIB

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Gedung Baru Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM) Prov Jatim di Jalan Tidar No. 123 Surabaya, Selasa (14/02) sore.

Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Gubernur Khofifah didampingi Sekretaris Daerah Prov Jatim Adhy Karyono dan Kepala DESDM Prov Jatim Nurcholis.

“Alhamdulillah gedung kantor DESDM dan Masjid Nurul Hayat ini akhirnya selesai dibangun. Mudah-mudahan bisa membangun semangat lebih baik dan kinerja lebih baik,” ujar Gubernur Khofifah dalam sambutannya.

Gedung perkantoran yang didesain dengan memadukan konsep Co Working Space tersebut diharapkan Gubernur Khofifah dapat semakin meningkatkan kinerja birokrasi yang makin cepat, efektif , efisien, transparan, akuntabel dan responsif serta mendorong lahirnya berbagai inovasi DESDM Jatim. Konsep gedung tersebut akan dapat mendukung pola kerja sistemik berbasis digital.

“Bekerjanya sudah tidak menggunakan arsip (manual) dan ruang pelayanan publik yang nyaman menjadi prioritas. Oleh karena itu di sini juga ada tempat outdoor yang cozy untuk konsultasi dan sebagainya,” imbuhnya.

Khofifah juga berharap agar DESDM bisa bersinergi dengan berbagai sektor seperti SKK Migas dan PLN. Semuanya harus menyatu dalam sebuah sinergi yang makin memberi manfaat besar bagi masyarakat Jatim.

Untuk diketahui, gedung ini dibangun melalui anggaran Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur sebesar Rp 1,689 milyar pada Tahun Anggaran 2020 dan selanjutnya dianggarkan kembali pada APBD 2022 sebesar Rp 34,058 miliar untuk merealisasikan pembangunan fisiknya.

Gedung Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral ini dibangun di atas lahan seluas 4.669 m2 yang dipergunakan untuk kantor utama dengan luas 3.072 m2 terdiri dari 6 lantai dan 1 lantai rooftop. Fungsi di dalamnya terdiri dari area lobby, ruang gallery, ruang kerja untuk 4 bidang dan sekretariat, ruang meeting, serta dilengkapi juga dengan lift.

Untuk melengkapi fasilitas peribadatan, pembangunan masjid juga dilaksanakan pada area gedung baru Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral. Masjid dengan luasan 234 m2 dan terdiri dari 2 lantai ini diberi nama Masjid Nurul Hayat.

Area gedung baru Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral ini juga dilengkapi dengan area parkir motor dan mobil serta lanskap taman yang asri dengan total luasan 2.880 m2 sehingga kini masyarakat dapat dengan mudah mengakses parkir kendaraan di area ini. Selain itu juga gedung baru ini telah dilengkapi pula dengan rumah genset, panel dan pompa di sebelah barat.

Dalam laporannya, Kepala Dinas ESDM Prov Jatim Nurcholis menyampaikan bahwa gedung baru ini memiliki 3 bagian utama. Pertama adalah kantor, aula dan masjid.

“Masjid ini juga diberi nama oleh Ibu Gubernur dengan nama Masjid Nurul Hayat (Cahaya Kehidupan). Di sini juga hadir Dirut Bank Jatim yang nantinya akan membangun atm disini, juga ada GM UID PLN Jatim yang akan merekayasa kabel yang masih menggantung dan juga ada SKK Migas yang akan memasang genset di sini,” ungkapnya.(ita)

Konsep Co Working Space di ESDM Jatim
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.