Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Finalis ONMIPA Asal UNAND Ungkap Ketatnya Persaingan Nasional dan Harapan Raih Medali
  • BULOG Dorong Peran Kampus dalam Ketahanan Pangan Nasional Lewat Program Campus Preneur di UNS
  • Mahasiswa FK UNAIR Raih Emas ONMIPA-PT 2026, Jadi Peserta Terbaik Bidang Biologi Nasional
  • ITS Tembus Empat Besar ONMIPA-PT 2026, Raih Dua Emas dan Cetak Absolute Winner Bidang Kimia
  • Surabaya Jadi Pilot Project Perlinsos Digital, Verifikasi Penerima Bansos Kini Hanya Butuh 15 Menit
  • Pemkot Surabaya Tingkatkan Kompetensi Damkar Lewat Pelatihan FF2 dan Water Rescue Bersertifikat
  • Gubernur Khofifah Raih Dua Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026 Berkat Kinerja Ekonomi dan Ketahanan Pangan
  • Pemkot Surabaya Raih Penghargaan Rutilahu Terbaik Jawa Timur, Target Tuntaskan 7.196 Rumah pada 2027
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»TEKNOLOGI»Nyampah Corp Menang YSE 2019 di Singapura

Nyampah Corp Menang YSE 2019 di Singapura

TEKNOLOGI redaksi12/11/2019 - 16:00 WIB

Kabar bahagia datang dari mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Adalah Nyampah Corp, startup rintisan mahasiswa ITS yang berhasil membawa pulang gelar juara dalam ajang Young Social Entrepreneurs (YSE) 2019 di Singapura beberapa waktu lalu.

Berdiri sejak dua tahun silam, Nyampah Corp berkonsentrasi mengolah sampah organik jadi bernilai ekonomis.

Dijelaskan oleh CEO Nyampah Corp, Abu Muslim Aljauhari, Nyampah Corp merupakan program wirausaha sosial (social enterprise) dari Perusahaan Rexic yang bergerak di bidang pengelolaan sampah organik berbasis zero waste.

Perusahaan Rexic sendiri merupakan binaan dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Inkubator ITS dan Sub Direktorat (Subdit) Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Mahasiswa (PK2M) ITS.

Sistem zero waste yang diusungnya menunjukan kemampuan mengelola sampah organik sepenuhnya tanpa ada residu yang terbuang. Meski berfokus pada sampah organik, keberadaan sampah anorganik masih ditoleransi olehnya.

“Tidak apa-apa jika sampah masih bercampur dengan sampah non-organik, asal keberadaannya tidak sampai sepuluh persen,” tutur Aal, sapaan akrab pria tersebut.

Mahasiswa Departemen Teknik Material ITS ini juga menjelaskan bahwa dalam prosesnya, Nyampah Corp melibatkan larva lalat tentara hitam (BFS) sebagai agen pengurai sampah organik.

Larva BFS akan memakan sampah organik selama sepuluh hari. Setelah itu, Ia mengemukakan bahwa volume sampah akan berkurang sampai 80 persen. “Residu yang tersisa akan menjadi pupuk organik dan larva akan dipanen,” ungkapnya.

Menurut mahasiswa angkatan 2015 ini, pengelolaan sampah dengan sistem ini memiliki beberapa dampak utama.

Dari segi ekonomi, Ia mengatakan hasil panen larva BSF dapat dijual sebagai pakan ternak mengingat kandungan proteinnya yang tinggi dan harganya cenderung lebih murah dari pakan ternak di pasaran.

Aspek ini juga yang menjadi inspirasi awal berdirinya Nyampah Corp. Diceritakan oleh Aal, Nyampah Corp sendiri lahir dari keresahan salah satu pendirinya saat mengelola ternak lele kala itu.

Bermaksud mencari alternatif dari permasalahan pakan yang mahal, justru menghantarkan mereka mendirikan Nyampah Corp dengan bimbingan langsung Arief Abdurrahman ST MT.

Sementara dari segi sosial, Ia berharap dampak ekonomi dan lingkungan yang ada dapat mengubah stigma masyarakat tentang sampah yang menjijikkan ternyata bisa memiliki nilai jual. “Ini mampu meningkatkan motivasi masyarakat untuk memilah sampah,” pungkasnya optimis.

Di usianya yang masih muda, Aal mengungkapkan Nyampah Corp sendiri sudah beberapa kali mengalami pergantian anggota. Menurutnya hal tersebut sangat wajar untuk sebuah startup.

Justru, Ia mengklaim hal tersebut membuat Nyampah Corp semakin matang. Hingga kini, Aal menjalankan Nyampah Corp bersama dua rekannya, Ahmad Fahmi Rofiqi dari Teknik Kimia ITS dan M Syifaut Tamam dari Teknik Material ITS.

Kesulitan tentu pernah dihadapi Nyampah Corp, namun Aal mengatakan berkat bimbingan PK2M ITS, UPT Inkubator, dan alumni ITS, Nyampah corp mampu bertahan dan berkembang. Ia berharap ke depannya Nyampah Corp mampu memperluas kebermanfaatan dan memperbanyak jaringan kemitraan dan kerjasama. (ita)

Nyampah Corp Young Social Entrepreneurs 2019
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

ITS Kembangkan Bensin Sawit Ramah Lingkungan, Efisien dan Berpotensi Kurangi Ketergantungan BBM Impor

07/04/2026 - 21:11 WIB

Mahasiswa ITS Ciptakan Rompi Pintar SAFE, Tingkatkan Keselamatan Lansia Berbasis IoT dan Deep Learning

13/12/2025 - 00:24 WIB

Balapan Gokart Listrik di Sirkuit ITS

25/11/2025 - 13:00 WIB

ITS Sukses Mendominasi Gemastik 2025

05/11/2025 - 15:00 WIB

ITS Kembangkan Paving Anti-banjir

04/11/2025 - 12:00 WIB

Jam Tangan Daur Ulang Mahasiswa ITS

18/10/2025 - 13:00 WIB

Comments are closed.

Finalis ONMIPA Asal UNAND Ungkap Ketatnya Persaingan Nasional dan Harapan Raih Medali

13/06/2026 - 02:01 WIB

BULOG Dorong Peran Kampus dalam Ketahanan Pangan Nasional Lewat Program Campus Preneur di UNS

13/06/2026 - 01:46 WIB

Mahasiswa FK UNAIR Raih Emas ONMIPA-PT 2026, Jadi Peserta Terbaik Bidang Biologi Nasional

12/06/2026 - 23:20 WIB

ITS Tembus Empat Besar ONMIPA-PT 2026, Raih Dua Emas dan Cetak Absolute Winner Bidang Kimia

12/06/2026 - 21:21 WIB

Surabaya Jadi Pilot Project Perlinsos Digital, Verifikasi Penerima Bansos Kini Hanya Butuh 15 Menit

12/06/2026 - 17:30 WIB

Pemkot Surabaya Tingkatkan Kompetensi Damkar Lewat Pelatihan FF2 dan Water Rescue Bersertifikat

12/06/2026 - 02:48 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.