Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Obsesi Petani Mendirikan Resto Organik

Obsesi Petani Mendirikan Resto Organik

KOMUNITAS redaksi28/08/2018 - 12:00 WIB

Legislator Komisi XI DPR RI Eva K Sundari diundang untuk menyaksikan peresmikan Warung Tani Organik yang dikelola oleh Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Peresmian pada Minggu (26/8) lalu itu dihadiri pula oleh anggota DPRD Kab Kediri Feni Widyawati dan Camat Plemahan Rony Setyo Hardiyanto dan beberapa Kades di Kecamatan Plemahan.

Warung lesehan seluas 30an meter persegi terletak di Jalan Raya Papar Kediri tersebut menempati tanah seluas 10an are dan masih akan ditambah bangunan termasuk untuk toko menjual oleh-oleh hasil karya anggota komunitas mereka.

Dari dialog sebelumnya, KTNA mencita-citakan akan mengembangkan warung mereka menjadi Restoran Organik yang dikelilingi kebun sayur, buah dan kolam ikan organik.

Pendirian Restoran Organik ini merupakan pengembangan pemikiran dan tekad para petani untuk mengembangkan peran dan usaha dari sekedar bertanam tumbuhan organik menjadi pengolah hasil yang bernilai tambah lebih tinggi.

Ketua KTNA Payitno menjelaskan, mereka melihat bahwa trend gaya hidup masyarakat kini sudah berubah. Tidak sekedar kenyang makan tapi menghendaki sehat, orientasinya pada kualitas.

“Kita sudah bisa memproduksi tanaman organik maka kami ingin mengolahnya sekaligus menjualnya,”
paparnya. Ini pemikiran progresif yang melegakan karena para petani ingin melakukan bisnis dari hulu menuju hilir.

Apalagi dengan mengusung nilai-nilai masa depan yaitu pro lingkungan misalnya mengurangi pestisida yang jelas membawa kerugian bagi bumi dan manusia.

“Tekad ini perlu didukung semua pihak, terutama pemerintah khususnya dengan memberikan pembekalan perspektif kewirausahaan baik di tahap produksi, pengolahan, pengemasan hingga pemasaran produk-produk organik,” imbuh Feni Widyawati.

Eva K Sundari memberi usul agar diadakan pelatihan penanaman padi Petani Indonesia Menggugat (PIM) asal Blitar yang secara natural adalah organik tetapi produktifitasnya bisa mencapai 14 ton per hektar.

“Mengembangkan pertanian organik adalah menjawab kebutuhan masa depan sekaligus meningkatkan peradaban karena sesuai dengan konsep sustainable development,” kata Eva Sundari. (ita)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Comments are closed.

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.