Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Pasca Longsor Pacitan, Logistik Cukup

Pasca Longsor Pacitan, Logistik Cukup

KOMUNITAS redaksi21/12/2017 - 10:00 WIB

Proses penanganan bencana banjir dan longsor Pacitan kini masuki masa pemulihan infrastruktur dan kepastian pemenuhan logistik. Terkait hal itu, kebutuhan logistik masih tercukupi dan aman setidaknya satu minggu ke depan.

Penanggungjawab Logistik, Panji di Tim BPBD Pacitan dikonfirmasi di Posko Komando Utama kompleks Akademi Komunikasi Negeri (AKN) Pacitan, Senin (18/12) sore mengatakan, untuk satu minggu kedepan, kebutuhan logistik masih mencukupi.

Ini karena, bantuan dari berbagai pihak berupa sembako, alat kesehatan, air mineral, dan kebutuhan rumah tangga lain, terus mengalir dan telah dikoordinasi dengan baik untuk proses distribusinya.

“Seminggu ke depan kita aman. Kebutuhan semua bahan pokok untuk pengungsi masih tercukupi. Kami memang sarankan bantuan dapat dikumpulkan di sini (AKN, red), karena kita yang lebih daerah prioritas mana yang perlu bantuan. Namun demikian, kita juga memfasilitasi dan menunjuk daerah prioritas bagi penyumbang yang mau langsung ke lokasi memberi bantuan,” ujarnya kepada Kominfo Jatim.

Dikatakan Panji, untuk daerah pengungsian yang kini mendapat prioritas, yakni pengungsian Manungharjo Arjosari dengan jumlah sekitar 300 jiwa serta Desa Kedungbendo sekitar 280 jiwa. Dua desa ini merupakan daerah yang menjadi korban longsor kategori parah.

Seperti diketahui, hujan dengan intensitas tinggi terjadi 27-28 November lalu mengguyur wilayah Pacitan. Kondisi tersebut mengakibatkan sejumlah rumah warga dan jalan raya tergenang air. Cuaca ekstrem yang terjadi akibat pengaruh Siklon Tropis Cempaka telah menyebabkan bencana banjir, longsor dan puting beliung.

Akibat banjir dan tanah longsor, beberapa jalur yang lumpuh total, yaitu jalur Ponorogo-Pacitan terputus di Slahung akibat tanah longsor, jalur Ponorogo-Ngadirojo (Wonogiri)- Pacitan akibat banjir, jalur Ponorogo-Ngrayun – Tulakan-Jalan Lintas Selatan kondisi longsor di Desa Ngadirojo. Kemudian jalur Ponorogo-Gemaharjo (Pacitan) akibat tanah longsor dan jalur Pacitan Arjosari-Wonogiri dan Purwantoro (Jawa Tengah) putus jembatan di Kecamatan Nawangan.

Sebanyak 35 desa yang tersebar di lima kecamatan menjadi korban banjir dan tanah longsor. Yakni Kecamatan Pacitan 19 desa, Kecamatan Arjosari 9 desa, Kecamatan Punung 1 desa, Kecamatan Ngadirojo 3 desa, dan Kecamatan Kebonagung 3 desa. Posko tanggap darurat menyatakan 3 bulan ke depan untuk proses pemulihan. Artinya, penanganan akan berakhir awal Maret dan selanjutnya akan dilakukan evaluasi. (ist)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.