Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Pemkot Surabaya Tambah Pos Pemadam

Pemkot Surabaya Tambah Pos Pemadam

KOMUNITAS redaksi10/10/2022 - 14:00 WIB

Pemkot Surabaya kembali menambah Pos Pemadam Kebakaran pada tahun 2022. Lokasinya berada di kawasan Balas Klumprik, Kecamatan Wiyung, Kota Surabaya. Rencananya, pos tersebut mulai beroperasi pada tahun 2023 mendatang.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengungkapkan, bahwa saat ini Pemkot Surabaya memiliki 21 pos pemadam kebakaran. Lokasinya, tersebar di seluruh wilayah Kota Pahlawan.

“Kita punya 21 pos. Tahun ini ada tambahan satu pos lagi di Balas Klumprik. Karena dulu waktu 5 tahun sebelumnya, perkembangan perumahan di sana tidak seramai sekarang,” kata Dedik Irianto, Jumat (07/10).

Menurut Dedik, penambahan pos pemadam kebakaran ini bertujuan untuk mempercepat capaian respon time. Sekaligus pula untuk mengcover jangkauan area yang lebih luas. “Sudah proses, sedang dibangun hampir selesai. Insyaallah tahun depan bisa beroperasi,” terangnya.

Dedik juga menjelaskan, bahwa selama ini pihaknya menerapkan Respon Time 7 menit Pelayanan Pemadaman Gratis (Roti 7 Lapis) yang merupakan inovasi DPKP Surabaya. Satu pos pemadam itu bisa menjangkau lokasi kebakaran terjauh hingga 3,5 meter dalam kurun waktu maksimal 7 menit.

“Kita punya 21 pos. Kalau ditarik 3,5 kilometer itu kita sudah bisa cover 94 persen. Artinya, paling jauh titik kebakaran itu 3,5 kilometer. Sehingga kita berani menerapkan Respon Time 7 menit Pelayanan Pemadaman Gratis (Roti 7 Lapis),” terang dia.

Selain dukungan keberadaan pos yang tersebar di seluruh wilayah Kota Pahlawan, kecepatan dalam menangani kebakaran ini juga didukung Surabaya Intelligent Transport System (SITS). Sehingga saat kendaraan pemadam meluncur ke lokasi kebakaran, traffic light dapat dihijaukan.

“Kita dibantu SITS untuk traffic light. Sehingga pada saat meluncur lokasi kebakaran, traffic light dihijaukan terus sehingga kami bisa menjangkau lokasi dalam 7 menit,” jelas Dedik.

Di samping dukungan keberadaan pos-pos dan SITS, kehadiran kendaraan bronto skylift juga menjadi bukti komitmen pemkot dalam memaksimalkan upaya pemadaman jika terjadi kebakaran di gedung bertingkat.

Dedik menyebut, saat ini Pemkot Surabaya memiliki empat unit bronto skylift yang terbagi menjadi tiga spek. Yakni, 1 unit bronto skylift 104 meter. Lalu, satu unit bronto skylift 55 meter. Serta, 2 unit bronto skylift 42 meter. “Bronto skylift kami ada tiga spek dengan jumlah empat unit. Jadi, Insyaallah ini sudah maksimal,” terangnya.

Dedik juga menambahkan, bahwa kendaraan tempur DPKP Surabaya berjumlah total 78 unit. Puluhan kendaraan tempur pemadam itu mulai dari yang roda dua hingga roda 16. “Untuk roda dua kita punya walang kadung dan walang kekek.

Kemudian ada mobil tempur SCBA (Self Contain Breathing Apparatus), bronto skylift, mobil tangga, serta mobil phyton yang dapat dipasang selang hingga 6 kilometer,” tandasnya. (ita)

Pemkot Surabaya Tambah Pos Pemadam
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Comments are closed.

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.