Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»EKONOMI BISNIS»Pengembangan Sumur Baru di WKP Lahendong

Pengembangan Sumur Baru di WKP Lahendong

EKONOMI BISNIS redaksi21/03/2020 - 12:00 WIB

Pemerintah mendukung rencana Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Lahendong melakukan pengembangan sumur baru di Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Lahendong. Rencananya, pengembangan sumur baru akan dilakukan di Unit 7 dan 8 sebagai bagian dari unit baru.

Manager Planning & Engineering PGE Lahendong Apriyansyah Toni menjelaskan, pengembangan sumur baru bagian dari keberhasilan pengoperasian unit 1 hingga 6.

“Ini success story pengembangan geothermal di Wilayah Timur Indonesia, khususnya di Sulawesi Utara. Ini menyuplai kebutuhan 20% listrik di jalur Sulawesi Utara dan Gorontalo,” jelas Apriyansah di lokasi PLTP Lahendong Unit 5-6, Jumat (13/3).

Persiapan pembangunan, imbuh Apriyansah, akan dilaksanakan di cluster A sebagai wilayah pengembangan untuk memulai pengeboran di sumur baru, yaitu Unit 7 dan 8.

“Ini kami akan lakukan pengeboran satu sumur terlebih dahulu, setelah itu satu sumur akan kami lakukan evaluasi. Dari uji produksi kita akan ketahui berapa temperatur dan massa fluida sehingga kita mengetahui berapa listrikyang bisa kita bangkitkan,” ujarnya.

Untuk kegiatan pengeboran sumur baru, PGE Lahendong menganggarkan dana investasi sebesar USD7 juta. Sedangkan, untuk pembangunan fasilitas dan infrastruktur di cluster A, PGE Lahendong memerlukan dana kurang lebih USD22,5 miliar. “InsyaAllah target pengeboran akan dilakukan di bulan Juni 2020 nanti,” kata Apriyansah.

Sementara itu, Kepala Subdit Pengawasan Eksplorasi dan Eksploitasi, Direktorat Panas Bumi, Ditjen EBTKE, Kementerian ESDM Budi Herdiyanto menyampaikan, pemerintah telah mengetahui rencana pengembangan tersebut. Oleh karena itu, pemerintah bakal mendukung penuh apa yang akan direncanakan PGE Lahendong.

“Dukungan dari pemerintah dalam bentuk memfasilitasi bagaimana bernegosiasi dengan PLN terkait harga jualnya dan untuk perizinan, di antaranya terkait dengan pembebasan lahan, kemudian impor barang,” tegas Budi.

Sebagai informasi, WKP Lahendong PGE mempunyai enam unit PLTP, dengan Unit 1 hingga Unit 4 memproduksi uap dan dioperasikan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan kapasitas 80 Mega Watt (MW).

Sementara, Unit 5 dan Unit 6 dioperasikan sendiri oleh PGE, dengan total kapasitas produksi 40 MW, yang disalurkan ke PLN.

PGE Area Lahendong sendiri memiliki peranan lain bagi masyarakat Sulawesi Utara, seperti mampu melistriki hingga 92.308 rumah pelanggan 1.300 Watt dan memberikan akses listrik bagi 369.232 orang dengan asumsi 4 orang di setiap rumah. (sak)

WKP Lahendong
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Comments are closed.

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.