Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Pengganti Buwas Harus Tetap Buas

Pengganti Buwas Harus Tetap Buas

KOMUNITAS redaksi13/02/2018 - 13:00 WIB

Terhitung mulai per 1 Maret 2018, Kepala BNN RI, Komjen Pol Budi Waseso atau akrab disapa Buwas memasuki masa pensiun. Gubernur Jawa Timur, Soekarwo berharap penggantinya nanti tetap buas, artinya berani dan tegas menghadapi bandar narkoba.

Pakde menilai, kinerja yang dilakukan Komjen Buwas selama memimpin BNN sekitar 2,5 tahun sangat bagus.

“Pak Buwas ini benar-benar buas dalam menghadapi para bandar narkoba. Nanti penggantinya apa benar bisa tetap buas? Ini yang jadi pertanyaan,” jelas Gubernur Jatim dua periode tersebut saat peletakan batu pertama kantor BNNP Jatim di Surabaya, akhir pekan lalu seperti dikutip Jatim News Room.

Ia mengatakan, pimpinan BNN haruslah orang yang tegas seperti Komjen Buwas. Bahkan, ia juga berharap jika masa jabatan jenderal polisi bintang tiga tersebut bisa diperpanjang.

“Ada jabatan tertentu yang sebenarnya bisa diperpanjang. Apa Pak Buwas bisa diperpanjang? Saya berharap bisa. Namun jika tidak, penggantinya harus bisa sama buasnya dalam memimpin BNN,” ujarnya.

Menurutnya, menjadi pemimpin seperti Komjen Buwas harus siap dengan banyak godaan. “Kalau mau buas harus minum pil teges (tegas) dulu seperti pak Budi Waseso ini,” tuturnya.

Komjen Buwas pun turut memberikan tanggapan atas pernyataan Pakde Karwo. Mantan Kabareskrim Mabes Polri itu menjelaskan bahwa siapapun bisa menjadi Kepala BNN.

“Bukan karena saya anak tentara baret merah dan saya sekarang bisa jadi Kepala BNN. Siapapun bisa. Anak tukang becak pun kalau punya komitmen yang kuat pasti bisa. Saya tidak perlu ada karena sistem sudah terbuat. Tinggal menjalankan saja,” jelas Buwas.

Perlu diketahui, Komjen Buwas selama menjabat Kepala BNN memberikan banyak terobosan dan hasil tangkapan bandar narkoba lintas negara yang cukup besar. Di awal kepemimpinannya, ia sempat mengusulkan lapas khusus narkoba di kelilingi kolam berisi buaya.

Pengungkapan penyelundupan narkoba juga banyak dilakukan. Barang bukti sabu dan bahan pembuat narkoba yang diamankan pun secara kuantitas sangat fantastis mencapai berat ribuan kilo atau berton-ton narkoba yang disita dan diamankan dari kiriman asal China.

Kepala BNNP Jatim, Brigjen Pol Bambang Budi Santoso menambahkan, pembangunan kantor BNNP Jatim akan menjadi prototipe atau percontohan bagi seluruh BNN di Indonesia. Untuk konsep bangunan, akan mempertahankan konsep modern dengan bangunan pilar yang bagus.

“Walau bangunannya modern namun tetap mengedepankan konsep kearifan lokal. Untuk lahan kita dapat hibah dari Kementerian Keuangan. Dana pembangunan dari Pemprov Jatim Rp 25 miliar. Namun jika kurang, maka kami akan matur (sampaikan, red) lagi pada Pakde Karwo,” tukasnya. (ita)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.