Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»TEKNOLOGI»Pengolah Limbah ITS Raih Emas di Seoul

Pengolah Limbah ITS Raih Emas di Seoul

TEKNOLOGI redaksi02/08/2019 - 14:00 WIB

Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan keunggulannya di kancah dunia. Kali ini, sekelompok mahasiswi ITS yang mengangkat permasalahan lingkungan dengan menciptakan teknologi pengolahan limbah zat warna berhasil meraih medali emas di ajang World Invention Creativity Olympic (WICO) pada 25-27 Juli 2019 di Seoul, Korea Selatan.

Mereka adalah Stella Jovita, Febrilia Agar Pramesti, Badzlin Nabilah, Nur Azizatun Nida, dan Tsabita Ariba. Sekelompok mahasiswi dari Departemen Kimia, Fakultas Sains ITS ini melakukan penelitian dan menciptakan teknologi pengolahan limbah zat warna. Mereka memanfaatkan ampas tebu dari limbah es tebu yang banyak dijumpai di pinggir jalan.

Ampas tebu tersebut mereka pirolisis dan diaktivasi dengan asam fosfat menjadi karbon aktif. “Karbon aktif tersebut lah yang kami gunakan sebagai penyerap dari limbah zat warna,” ungkap Stella Jovita, yang ditunjuk sebagai ketua tim.

Tim mahasiswa ITS saat berada di booth pameran di ajang ajang World Invention Creativity Olympic (WICO), Seoul, Korea Selatan

Ajang WICO sendiri merupakan olimpiade ilmiah yang diselenggarakan oleh Korea University Invention Association (KUIA). Ajang ini merupakan festival kreativitas dan inovasi teknologi baru yang berguna bagi dunia. Pada tahun ini, ajang tersebut diikuti lebih dari 1.000 orang dari 20 negara di seluruh dunia.

Stella menceritakan bahwa teknologi yang timnya kembangkan ini sudah diteliti sejak tahun lalu. Namun persiapan untuk mengikuti ajang WICO ini hanya sebulan sebelum perlombaan. Ia sendiri mengakui bahwa persiapan tersebut terbilang sedikit karena mereka harus membagi waktu antara menyelesaikan tugas akhir dan persiapan lomba.

“Kami tentunya berusaha bekerja ekstra dan saling mendukung satu sama lain saat masa persiapan tersebut,” jelas mahasiswi angkatan 2015 ini.

Ia juga menjelaskan bahwa selama proses penelitian tidak mengalami banyak kendala. Hal tersebut karena topik penelitian ini sudah umum dilakukan di Departemen Kimia.

Semua alat dan bahan juga sudah tersedia di laboratorium. Kendala utama mereka hanyalah masalah waktu karena jarak antara penelitian tugas akhir, siding, lomba dan yudisium yang sangat berdekatan.

“Kami juga sangat berterimakasih kepada dosen pembimbing kami, Pak Wahyu Prasetyo Utomo yang dengan sabar selalu mendukung kami selama penelitian hingga lomba,” tambahnya.

Mahasiswi asal Blitar ini mengungkapkan perasaan bangganya setelah mendapatkan medali emas dan special award dalam ajang ini. Ia masih tidak menyangka bisa mendapatkan medali emas ini dalam ajang ini karena melihat banyak tim lain yang memiliki prototype sangat bagus dan kreatif dari berbagai negara.

“Hal itu sempat membuat kami down, tapi alhamdulillah kami bisa membawa pulang medali emas dan special award dan membanggakan Indonesia dan ITS dalam ajang dunia,” tutupnya. (ita)

ITS Mahasiswa ITS Pengolah Limbah
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

FIPEC 2026 ITS Tampilkan 150 Inovasi Mahasiswa, dari AI Mitigasi Banjir hingga IoT untuk Smart Farming

05/07/2026 - 19:15 WIB

ITS dan Curtin University Pamerkan Inovasi Desain Upcycling Berbasis AI, Ubah Limbah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

04/07/2026 - 23:00 WIB

ITS Gandeng Universiti Malaya Berdayakan Pelajar Malaysia Lewat Global Community Outreach, Perkuat Kolaborasi ASEAN

01/07/2026 - 17:58 WIB

Guru Besar ITS Kembangkan Desain Keselamatan Kapal Pengangkut Kendaraan Listrik untuk Cegah Risiko Kebakaran EV

30/06/2026 - 17:32 WIB

Guru Besar ITS Kenalkan Sustainable Manufacturing, Strategi Perkuat Industri Nasional dan Ekonomi Sirkular

29/06/2026 - 22:14 WIB

Guru Besar ITS Gagas AI Adaptif Berbasis Continual Learning untuk Perkuat Ketahanan Siber dan Kedaulatan Teknologi

17/06/2026 - 18:43 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.