Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»OLAHRAGA»Percepat Infrastruktur PON di Papua

Percepat Infrastruktur PON di Papua

OLAHRAGA redaksi28/08/2019 - 12:00 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, bahwa Pekan Olahraga Nasional (PON) merupakan even olahraga nasional terbesar di negara kita, dan akan diikuti oleh puluhan ribu atlet dan ofisial dari 34 provinsi di seluruh tanah air.

“PON bukan hanya ajang kompetisi olahraga semata namun PON adalah arena kita bersama untuk merayakan keragaman, mempertebal semangat persaudaraan kita sebagai bangsa, dan juga arena memperkuat persatuan dan kesatuan,” kata Presiden Jokowi dalam pengantarnya pada Rapat Terbatas tentang Persiapan Penyelenggaran PON dan Peparnas (Pekan Paralympic Nasional) 2020 di Provinsi Papua, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (26/8) siang.

Dengan sisa waktu yang tinggal setahun lagi, Presiden menekankan percepatan pembangunan infrastruktur pendukung penyelenggaraan PON mulai dari pembangunan venue, non-venue hingga kesiapan akomodasi bagi para atlet dan ofisial yang akan datang ke Papua sangat diperlukan.

“Saya meminta para Menteri terkait, Gubernur Papua juga untuk terus terjun langsung memantau, mengecek perkembangan dan persiapan di lapangan,” pinta Presiden.

Ia meminta para menteri terkait dan Gubernur Papua untuk melakukan evaluasi secara berkala tentang masalah dan kemajuan yang sudah dicapai di lapangan dan terkait dengan pembangunan infrastruktur pendukung.

“Saya minta agar dipikirkan tidak hanya pada saat PON saja tetapi juga pemanfaatan paska penyelenggaraan PON dan Peparnas 2020. Jangan sampai setelah pelaksanaan PON dan Peparnas sarana dan prasarana olahraga yang sudah dibangun dengan biaya yang tidak sedikit justru tidak dimanfaatkan sehingga menjadi rusak dan tidak terawat,” tegas Jokowi.

Untuk itu, Presiden meminta minta Gubernur untuk membuat rencana pemanfaatan sarana prasarana olahraga ini, terutama untuk pembinaan bibit unggul anak-anak Papua di bidang olahraga.

“Saya yakin tanah Papua akan melahirkan talenta-talenta yang hebat di bidang olahraga termasuk sepakbola, atletik dan cabang-cabang olahraga lainnya,” tutur Presiden.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga meminta laporan mengenai kemungkinan adanya hambatan dalam menuju persiapan ke Peparnas 2020 untuk diselesaikan bersama.

Hadir dalam rapat terbatas itu antara lain Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Polhukam Wiranto, Menko PMK Puan Maharani, Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Jalil, Menteri Kesehatan Nila F Moelok.

Selain itu juga hadir Mendikbud Muhadjir Effendy, Menkominfo Rudiantara, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Desa, PDTT Eko Putro Sanjono, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kepala BEKRAF Triawan Munaf, Gubernur Papua Lukas Enembe, dan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan. (sak)

PON 2020 PON Papua PON XX
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Mangrove Eco Run 3.0 Resmi Dibuka, Surabaya Targetkan 2.000 Pelari

28/06/2026 - 18:34 WIB

Atletico Madrid Bidik Tijjani Reijnders dari Manchester City, Diego Simeone Benahi Lini Tengah

29/05/2026 - 20:45 WIB

Formula 1 Resmi Kembali ke Istanbul Park Mulai 2027, Kontrak Lima Tahun Perkuat Ekspansi Global

24/04/2026 - 20:23 WIB

Konflik di Ruang Ganti Real Madrid, Alvaro Arbeloa Dikabarkan Berselisih dengan Raul Asencio

08/04/2026 - 21:28 WIB

Liverpool Incar Gelandang Muda West Ham Mateus Fernandes, Nilai Transfer Capai Rp1 Triliun

07/04/2026 - 21:43 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.