Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»OLAHRAGA»Persebaya U-19 Berlatih ke Australia Barat

Persebaya U-19 Berlatih ke Australia Barat

OLAHRAGA redaksi30/06/2018 - 10:00 WIB

Dalam rangka meningkatkan hubungan diplomasi antara Jawa Timur dan Australia, Pemprov Jatim mengirim Persebaya U-19 untuk berlatih di Australia Barat. Selain itu, juga menjadi bagian dari soccer exchange program di bawah payung kerjasama Jatim dengan Australia barat.

Sebelum berangkat, rombongan pemain Persebaya U-19 sebanyak 35 orang, dipimpin oleh pelatihnya yang juga legenda Persebaya, Bejo Sugiantoro, termasuk para officialnya diterima oleh Kadispora Jatim Drs. Supratomo Msi dan Konjen Australia di Surabaya Chris Barnes di Kantor Gubernur Jatim, Surabaya, Selasa (26/6).

Kadispora Jatim menuturkan pemain Persebaya U-19 harus belajar keras saat berlatih di Australia Barat. Karena hal tersebut menjadi kesempatan yang berharga, dimana tidak semua orang bisa memiliki kesempatan yang sama.

Australia Barat sangat bagus dalam hal sport science, oleh sebab itu wajib hukumnya menyerap banyak ilmu disana. “Pemain Persebaya U-19 bisa belajar banyak, selain mematangkan teknik, fisik, taktik dan mental bertanding, juga bisa mempelajari organisasi dan manajemen bola disana,” ujarnya.

Selain pemain, tutur pria yang pernah menjabat sebagai Kabiro Humas dan Protokol Setdaprov Jatim menuturkan, pelatih juga akan mendapatkan pengalaman baru, karena banyak hal yang bisa digali di wilayah yang juga menjadi sister city Jatim.

“Sport science sangat maju, jadi nanti bisa dipelajari dan diterapkan dengan kultur di Jatim seperti apa, mulai asupan makanan, gizi, pola istirahat dan latihan yang benar,” ungkapnya.

Sementara itu, Konjen Australia di Surabaya, Chris Barnes mengatakan, pengiriman Tim Persebaya U-19 untuk berlatih di Australia Barat merupakan bagian dari diplomasi olahraga.

Hal ini menjadi bagian dalam meneruskan kerjasama antara Indonesia dengan Australian dalam hal sepakbola yang sudah berlangsung lama. “Faktanya , tahun ini merupakan peringatan 90 tahun kerjasama antara Indonesia dengan Austalia, “ujarnya.

Dijelaskan, sepakbola di Surabaya dan Austalia hampir sama, menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakatnya. Keberangkatan tim Persebaya U-19 momen tepat karena bersamaan dengan berlangsungnya Piala Dunia.

Pelatih Persebaya U-19, Bejo Sugiantoro menjelaskan Tim Persebaya U-19 akan berada di Australia mulai 27 Juni – 4 Juli 2018. Sebagian besar pemain berasar dari kompetisi internal Surabaya, dan sebagian dari daerah lain di Indonesia. “Siapapun berhak masuk tim Persebaya U-19, yang terpenting harus memiliki kemampuan,” ungkapnya.

Nantinya, di Australia Tim Persebaya U-19 akan melakukan 3 pertandingan. Hal terpenting adalah bisa belajar dari Australia, karena lebih maju dibandingkan Indonesia dalam hal sepakbola. “Meskipun hanya pertandingan persahabatan, Tim Persebaya U-19 akan bermain ngoyo dan ngotot,” tambahnya. (ita)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Mangrove Eco Run 3.0 Resmi Dibuka, Surabaya Targetkan 2.000 Pelari

28/06/2026 - 18:34 WIB

Atletico Madrid Bidik Tijjani Reijnders dari Manchester City, Diego Simeone Benahi Lini Tengah

29/05/2026 - 20:45 WIB

Formula 1 Resmi Kembali ke Istanbul Park Mulai 2027, Kontrak Lima Tahun Perkuat Ekspansi Global

24/04/2026 - 20:23 WIB

Konflik di Ruang Ganti Real Madrid, Alvaro Arbeloa Dikabarkan Berselisih dengan Raul Asencio

08/04/2026 - 21:28 WIB

Liverpool Incar Gelandang Muda West Ham Mateus Fernandes, Nilai Transfer Capai Rp1 Triliun

07/04/2026 - 21:43 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.