Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»OLAHRAGA»Peserta Asing Marathon Puji Udara Surabaya

Peserta Asing Marathon Puji Udara Surabaya

OLAHRAGA redaksi05/08/2019 - 14:00 WIB

Ribuan masyarakat memadati Jalan Embong Malang Surabaya, Minggu (04/08) pagi. Mereka merupakan peserta Surabaya Marathon 2019 yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia, bahkan mancanegara.

Namun dibalik itu, ternyata banyak dari mereka yang memuji kualitas udara di Surabaya yang segar. Apalagi, rute yang disiapkan panitia, membuat mereka ingin kembali merasakan sensasi berlari memutari Kota Surabaya.

Salah satunya adalah Lel Kipchirchir asal Kenya, ia berhasil menjadi juara 1 kategori lari 5 Kilometer (Internasional). Lel memuji kualitas udara di Surabaya yang dingin dan segar, sehingga ia merasa enjoy saat mengikuti event tahunan ini.

Apalagi, track yang dilalui peserta dinilai menarik, karena melewati beberapa icon Kota Pahlawan.

“Untuk dibuat lari itu udaranya enak, segar, terus tracknya juga asik untuk lari Marathon,” kata Lel saat ditemui awak media usai garis finish.

Hal yang sama juga disampaikan Joseph Mwangi Ngare. Pria asal Kenya ini berhasil menjadi juara 1 kategori lari 10 Kilometer (Internasional). Joseph juga mengaku nyaman dan enjoy saat mengikuti event marathon ini.

“Lari di sini sangat nyaman dan enjoy, udaranya sangat dingin di sini ketika menjalankan marathon, dan ini adalah yang kedua kalinya saya ikut marathon di Surabaya,” kata Joseph.

Tidak hanya peserta dari luar negeri yang memuji kualitas udara di Surabaya. Beberapa peserta dari regional juga mengaku sejuk saat berlari memutari jalanan Kota Pahlawan.

Salah satunya adalah Jauhari Johan, juara 2 Surabaya Marathon 2019 Kategori 10 Kilometer (Nasional).

Ini merupakan kali kedua Johan mengikuti event Surabaya Marathon. Pria asal Palembang ini mengapresiasi penyelenggaraan Surabaya Marathon yang dari tahun semakin meriah.

Menurutnya, rute dan medan yang dilalui para peserta sangat steril, sehingga nyaman saat dilintasi para pelari. “Cuaca tadi pagi saya rasakan sejuk, tapi yang pasti matahari juga lumayan, semuanya tidak ada masalah,” kata Johan.

Ia berharap, event Surabaya Marathon ini bisa terus diselenggarakan. Disamping itu, melalui event ini dapat memunculkan bibit-bibit atlet baru. Khususnya atlet lari jarak jauh. “Semoga atlet-atlet yang berpotensi di Surabaya dan di Indonesia bisa berprestasi nantinya,” imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, sebetulnya pihak panitia berencana menambah jumlah peserta, namun karena keterbatasan waktu sehingga ditutup mencapai 6.005 peserta. “Sebetulnya kita mau tambah, tapi kemarin karena waktunya mepet,” kata Risma.

Menurutnya, Surabaya Marathon 2019 bukan hanya kegiatan lari untuk tujuan kesehatan atau mencari bibit-bibit atlet baru, tapi lebih dari itu. Sebab event ini secara tidak langsung juga memiliki dampak ekonomi yang cukup besar.

“Saya kira ini suatu peluang untuk Surabaya, bukan hanya marathonnya, tapi impact ekonominya cukup besar. Karena hotel semua full saat ini, kemudian mal-mal juga semua ramai sekali,” katanya.

Ia menjelaskan, Surabaya Marathon 2019 menjadi kegiatan yang semakin diminati. Hal ini ditunjukkan dengan jumlah peserta yang terus meningkat.

Saat awal digelar, jumlah peserta mencapai 3.000 orang dan tahun 2018 meningkat 4.400 peserta. Kemudian tahun 2019, meningkat menjadi 6.005 peserta.

“Ini event Internasional bahkan peserta banyak dari berbagai daerah. Tahun ini pesertanya 6.005 orang. Kita berharap nanti (tahun depan) bisa tembus sampai 7000 peserta,” terangnya.

Pemkot Surabaya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada pihak keluarga atas meninggalnya dua orang pelari yang mengikuti kegiatan Surabaya Marathon 2019.

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, M Fikser menyampaikan, kedua orang peserta Surabaya Marathon itu meninggal diketahui dari kategori lari 10 Kilometer. Dengan nomor peserta 5755 dan 5721.

“Kami dari Pemkot Surabaya turut belasungkawa atas meninggalnya dua pelari yang ikut dalam Surabaya Marathon ini,” kata Fikser.

Ia menjelaskan, informasi awal yang diterima, kedua pelari itu sebelum tiba di garis finish sempat mengalami pingsan dan mendapat pertolongan dari tim medis.

Bahkan, kedua pelari itu juga sempat dilarikan ke IGD RSU Dr. Soetomo Surabaya agar mendapat penanganan lebih lanjut namun nyawanya tidak tertolong.

Namun, pihaknya belum bisa memastikan alasan meninggalnya kedua peserta itu secara medis. Akan tetapi, Pemkot Surabaya memastikan telah memberikan perhatian khusus untuk bagaimana membackup panitia agar kedua jenazah itu bisa kembali ke keluarga.

“Kita berkolaborasi dengan panitia dan kita menghubungi pihak keluarga, kita koordinasi untuk bagaimana jenazah cepat kembali ke pihak keluarga,” jelasnya.

Pihaknya menyebut, untuk seluruh biaya administrasi yang ditimbulkan atas kejadian ini, nantinya akan ditanggung oleh panitia. Tentunya untuk ke depan, panitia akan kembali melakukan evaluasi-evaluasi, terutama terkait kesiapan para pelari sebelum mengikuti event tahunan ini.

“Tentunya panitia akan melakukan evaluasi-evaluasi, terutama bagi (kesehatan) para pelari. Tapi memang selama ini verifikasi sudah dilakukan, sebelum mendapatkan nomor peserta,” pungkasnya. (ita)

Surabaya Marathon
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Mangrove Eco Run 3.0 Resmi Dibuka, Surabaya Targetkan 2.000 Pelari

28/06/2026 - 18:34 WIB

Atletico Madrid Bidik Tijjani Reijnders dari Manchester City, Diego Simeone Benahi Lini Tengah

29/05/2026 - 20:45 WIB

Formula 1 Resmi Kembali ke Istanbul Park Mulai 2027, Kontrak Lima Tahun Perkuat Ekspansi Global

24/04/2026 - 20:23 WIB

Konflik di Ruang Ganti Real Madrid, Alvaro Arbeloa Dikabarkan Berselisih dengan Raul Asencio

08/04/2026 - 21:28 WIB

Liverpool Incar Gelandang Muda West Ham Mateus Fernandes, Nilai Transfer Capai Rp1 Triliun

07/04/2026 - 21:43 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.