Produk Simpan Pinjam Pos Indonesia
EKONOMI BISNIS PERISTIWA

Produk Simpan Pinjam Pos Indonesia

PT Pos Indonesia (Persero) dan KSP Nusantara (KOPNUS) resmi meluncurkan Brand terbaru yaitu produk Simpanan dan Pinjaman KOPNUSPOS. Bersamaan juga diluncurkan penggunaan sepeda motor listrik untuk para pengantar Pos sebagai komitmen menunjang penggunaan energy listrik alternatif ramah lingkungan.

Peluncuran produk dilakukan di Kantor Pos Bandung pekan lalu oleh Dirut PT Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi didampingi Direktur Jaringan & Layanan Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) Charles Sitorus. Juga hadir Ketua KSP Nusantara (KOPNUS) Dedi Damhudi dan Ketua Pengawas dari KSP Nusantara (KOPNUS) Joshua Rahmat, sebagai bentuk wujud nyata dari Penandatanganan Kerja sama Operasi (join operation) pada 29 Juli 2020 lalu.

Ketua Koperasi Nusantara, Dedi Damhudi menjelaskan, KOPNUSPOS adalah sebuah embrio baru, dengan misi baru dan cita-cita yang lebih besar. Program ini lahir dari proses kolaborasi untuk memberikan lending dan funding yang terbesar, terluas dan paling modern. KOPNUSPOS membuka peluang untuk pengembangan bisnis dan jasa layanan keuangan kepada para pensiunan PNS, TNI, POLRI.

Dedi menambahkan Pos Indonesia memiliki ketersebaran jaringan yang sangat luas di seluruh wilayah Indonesia serta memiliki SDM yang sudah berpengalaman dalam melayani pelanggan.

Sedangkan Faizal Rochmad Djoemadi mengatakan bahwa Penggabungan dua kekuatan antara Pos Indonesia dan KSP Nusantara ini diharapkan dapat menghasilkan sinergi yang sangat baik, sehingga ke depan nya KOPNUSPOS yakin akan menghasilkan kinerja yang baik di bidang Pinjaman KOPNUSPOS (kredit pensiun) dan Simpanan KOPNUSPOS, serta dapat mencapai hasil yang signifikan.

”Produk KOPNUSPOS ini menargetkan dalam 5 tahun kedepan akan meenggandeng 1 juta pensiun untuk produk Pinjaman KOPNUSPOS dan memperoleh penempatan 2 Triliun Rupiah untuk produk Simpanan KOPNUSPOS.” jelas Faizal.

Motor Listrik

Sebagai wujud dukungan PT Pos Indonesia atas program Pemerintah dalam menerapkan kendaraan elektrik yang ramah lingkungan dan membantu pengembangan teknologi transportasi masa depan, PT Pos Indonesia menjalin kerjasama dengan PT. HEIN dalam penggunaan sepeda motor bertenaga listrik dan penyediaan anjungan penukaran baterai.

Kerjasama ini berupa penggunaan sepeda motor listrik yang dipergunakan oleh Pengantar Pos Indonesia dan penyediaan tempat untuk penempatan BEX (Battery Exchange Station) atau Anjungan Tempat Penukaran Baterai yang dipasang di lokasi Kantor Pos.

Faizal Rochmad Djoemadi menyatakan bahwa pada tahap tahap awal ini akan digunakan sebanyak 20 unit sepeda motor listrik (Electronic Vehicle) yang tersebar 10 Unit di Bandung (5 unit di Delivery Center/DC Pos Asia Afrika, 5 unit di DC Pos Ujung Berung) dan 10 Unit di Sentral Pengolahan Pos (SPP) Denpasar serta penyediaan lokasi pemasangan BEX sebanyak 5 unit yang tersebar 1 unit di Kantor Pos Bandung, 1 unit di Kantor Pos Ujung Berung dan 3 unit di SPP Denpasar.

Presiden Director PT HEIN Murakami mengatakan kerjasama saat ini belum komersial karena masih dalam bentuk penelitian dan pengkajian oleh PT HEIN akan penggunaan sepeda motor listrik dan baterainya, dalam hal ini PT HEIN akan menerima data atas penggunaan sepeda motor lisrik yang dipergunakan oleh pengantar Pos Indonesia secara on line untuk keperluan penelitian terhadap mesin dan pemakaian baterai, karena telah terpasang Telematics Control Unit (TCU) pada setiap sepeda motor listrik tersebut

Jangka waktu kerjasama tahap awal ini mulai Januari sampai dengan Juni 2021 dan selama pelaksanaan kerjasama akan dilakukan pembicaraan untuk peningkatan kerjasama yang lebih luas dalam menunjang penggunaan energy listrik sebagai energy alternatif ramah lingkungan. (sak)