Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PT BJTI Tambah 8 Harbour Mobile Crane

PT BJTI Tambah 8 Harbour Mobile Crane

PERISTIWA redaksi11/11/2017 - 12:00 WIB

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III menambah kekuatan alat produksinya berupa delapan unit Harbour Mobile Crane (HMC). Penambahan fasilitas tersebut guna memberikan layanan kepada pengguna jasa pelabuhan.

Pengadaan delapan unit HMC dilakukan oleh anak usaha Pelindo III – PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI Port) yang didatangkan dari Jerman dan diangkut dalam keadaan terpisah berupa sparepart/bagian untuk dirakit kembali.

Dari delapan HMC tersebut empat unit berkapasitas 100 ton dan empat lainnya berkapasitas 125 ton.

Dirut BJTI Port, Putut Sri Muljanto menyebut tiga unit HMC sudah didatangkan, sementara itu tiga unit akan datang pada Desember 2017 dan dua unit lainnya akan datang pada Februari 2018.

“Saat ini dua unit sudah siap dioperasikan di wilayah kerja kami dan satu unit lagi siap dioperasikan di Desember 2017, untuk itu hari ini dilakukan pengoperasian HMC untuk mengetahui sistem kerja dan olah gerak alat bongkar muat ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Putut menjelaskan bahwa selain meningkatkan produktivitas bongkar muat petikemas di Terminal Berlian, penambahan alat tersebut juga untuk mengoptimalkan fasilitas dan peralatan bongkar muat sendiri sebagai upaya pengembangan secara bertahap untuk meningkatkan pelayanan dan percepatan produksi serta arus barang.

“Semua usaha tersebut dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa dan kami berharap dengan penambahan alat bongkar muat tersebut dapat meningkatkan layanan petikemas domestic agar semakin efisien dan efektif,” tutur Putut.

Sementara itu, Pelindo III juga melakukan penyerahan empat kapal tunda ke PT Pelindo Marine Service selaku anak usahanya dalam bidang ship services.

Penyerahan empat unit kapal tunda (KT) antara lain KT Jayanegara 401 dengan kapasitas 2×2400 Horse Power (HP) dan Bollard Pull 60 ton; KT Jayanegara 301 dengan kapasitas 2×1500 HP dan Bollard Pull 35 ton; KT Jayanegara 308 dengan kapasitas 2x1800HP dan Bollard Pull 40 ton; dan KT Jayanegara 309 dengan kapasitas 2×1800 HP dan Bollard Pull 40 ton.

Setelah penyerahan, akan dilakukan pengenalan spesifikasi, fitur-fitur dan mekanisme maintenance dari pembuat kepada user.

CEO Pelindo III IGN Askhara Danadiputra mengatakan bahwa pengenalan ini bertujuan untuk transfer knowledge dari pembuat kapal ke petugas yang mengoperasikan kapal.

KT Jayanegara dilengkapi dengan teknologi terbaru di kelasnya. KT Jayanegara menggunakan notasi klas Unattended Machinery Space (UMS) yang memudahkan kru kapal untuk memonitor kondisi permesinan kapal sehingga dapat mengurangi jumlah awak kapal tunda dari yang biasanya 7 orang menjadi 4 orang.

“Kalau kapal tunda konvensional biasanya ada kru mesin yang harus siap sedia di ruang mesin, jumlahnya bisa 3 atau 4 orang, di KT Jayanegara fungsi kru mesin digantikan dengan sistem yang ada di UMS itu,” jelas Ari Askhara.

Keberadaan KT Jayanegara akan membantu operasional beberapa kapal tunda yang sudah ada sebelumnya yakni kapal tunda seri Bima, Anggada, Anoman, dan Subali.

Ari Askhara menambahkan teknologi pada kapal-kapal tunda tersebut sudah jauh tertinggal dengan teknologi yang ada saat ini. Hal tersebut sering berimbas pada availability kapal tunda dalam memberikan layanan jasa kepelabuhanan di pelabuhan yang dikelola Pelindo III. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.