Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»OLAHRAGA»Sebulan, Nobar Piala Dunia di Kemenpora

Sebulan, Nobar Piala Dunia di Kemenpora

OLAHRAGA redaksi26/04/2018 - 11:00 WIB

Kemenpora bersiap menyambut perhelatan Piala Dunia 2018 di Rusia dengan menggelar nonton bareng (Nobar) di Halaman Kantor Kemenpora sebulan penuh 15 Juni hingga 15 Juli 2018.

Kemenpora juga telah mengantongi izin resmi menggelar Nobar Piala Dunia dari Futbal Momentum Asia (FMA).

Melalui momentum inilah Sesmenpora Gatot S Dewa Broto bersama CEO PT FMA David Khim dan mantan pemain sepakbola nasional Dede Sulaiman, Senin (23/4) siang menggelar jumpa pers Pesta Bola di Media Center, Kemenpora, Senayan, Jakarta.

Selain menyambut suasana Piala Dunia, media briefing ini juga sebagai sarana menyongsong Asian Games dan Asian Para Games 2018 dan meningkatkan persepakbolaan nasional dari sisi kualitas tim, infrastruktur dan suporter.

“Pada saat Piala Dunia kami juga akan sekaligus promosikan Asian Games dan Asian Para Games meskipun magnitnya masyarakat pasti ke Piala Dunia, Kemenpora juga menjadi salah satu lembaga yang pertama kali mendapatkan izin lisensi menggelar nobar Piala Dunia 2018,” ujar Gatot.

Gatot melanjutkan, suasana nobar nantinya tidak beda jauh saat nobar Piala AFF, akan ada layar lebar di depan teras lobi Kemenpora.

“Nobar ini kick off-nya bertepatan dengan malam takbiran dan akan berlangsung full satu bulan di depan lobi Kemenpora, setiap hari akan ditayangkan live, weekend akan ada talk show yang akan menghadirkan perwakilan PSSI, pemain bola aktif dan mantan, wartawan, klub bola dan suporter,” terangnya.

“Akan ada single screen ukuran 5,5 x 3 meter, bila dipandang perlu ada back up layernya kanan dan kiri, alternatif lain juga kami sediakan indoor di ruang Theater Wisma Menpora dan pernah kami lakukan juga saat Nobar Piala Dunia 2014 lalu,” ucapnya menambahkan.

Timnas Indonesia pernah hampir mengikuti Piala Dunia tahun 1986 di Meksiko, saat itu ada Dede Sulaiman yang menjadi pemain timnas paling senior, tetapi karena kuota dari Asia hanya dua negara maka Indonesia hanya mampu juara grup.

“Tahun 1985 pengalaman saya sebagai pemain senior yaitu tim harus memiliki rasa nasionalisme yang tinggi, Indonesia dulu satu grub (D) dengan India, Thailand dan Bangladesh yang diunggulkan waktu itu India dan Thailand,” kenangnya.

Menurutnya, Pesta Bola Rusia 2018 menjadi even berharga untuk meningkatkan semangat persepakbolaan nasional. “Dari even ini saya harap PSSI mampu mengambil pengalaman berharga dengan memperbaiki pembinaan di usia muda, agar mampu menciptakan tim yang kuat seperti era tahun 1885-an,” tuturnya.

“Melalui Kemenpora dan pemerintahan saat ini kedepan saya harap Indonesia mampu menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 atau 2026, karena talenta muda sepakbola Indonesia sangat banyak dan bisa berprestasi apabila dibina dengan baik dan benar,” tambahnya. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Mangrove Eco Run 3.0 Resmi Dibuka, Surabaya Targetkan 2.000 Pelari

28/06/2026 - 18:34 WIB

Atletico Madrid Bidik Tijjani Reijnders dari Manchester City, Diego Simeone Benahi Lini Tengah

29/05/2026 - 20:45 WIB

Formula 1 Resmi Kembali ke Istanbul Park Mulai 2027, Kontrak Lima Tahun Perkuat Ekspansi Global

24/04/2026 - 20:23 WIB

Konflik di Ruang Ganti Real Madrid, Alvaro Arbeloa Dikabarkan Berselisih dengan Raul Asencio

08/04/2026 - 21:28 WIB

Liverpool Incar Gelandang Muda West Ham Mateus Fernandes, Nilai Transfer Capai Rp1 Triliun

07/04/2026 - 21:43 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.