Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PROFIL»Subhan, Sang Pengamat Gunungapi Bromo

Subhan, Sang Pengamat Gunungapi Bromo

PROFIL redaksi25/08/2018 - 15:00 WIB

Menjadi seorang pengamat gunungapi bukanlah cita cita Achmad Subhan (34) lulusan Teknik Informatika dari sebuah perguruan tinggi di Yogyakarta. Awalnya, menjadi programmer adalah cita-cita yang didambakan Subhan.

Namun Seiring berjalannya waktu, kecintaan Subhan pada pekerjaan sebagai pengamat gunungapi terus tumbuh. Perlahan tapi pasti, kecintaan itu yang membawa subhan menjadi seperti sekarang ini, Kepala Pos Pengamatan Gunungapi Bromo.

Bersama Wahyu, Budi dan Syafii, Subhan bergantian memantau aktivitas Gunungapi Bromo selama 24 jam tanpa henti. Informasi aktivitas vulkanik Gunungapi Bromo ini kemudian disebarluaskan kepada instansi terkait dan masyarakat.

Mulai pukul 06:00 WIB Subhan mengawali hari dengan mengamati secara visual Gunungapi Bromo. Pukul 07:00 WIB hasil pengamatannya dilaporkan ke Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Setiap pagi kita jalan ke atas mengamati secara visual dan mengambil foto aktivitas Gunung Bromo. (Dilihat) tebal asapnya, arahnya kemana dan besar tekanannya. Hasil pemantauan langsung kita masukkan ke aplikasi MAGMA,” ujar Subhan seperti dilaporkan Humas Kementerian ESDM RI di Pos PGA Bromo, di Dusun Cemoro Lawang, Desa Ngadisaring, Kecamatan Sukapara, Probolinggo, beberapa waktu lalu.

Usai melakukan pengamatan visual, selanjutnya Subhan memantau aktivitas kegempaan Gunungapi Bromo menggunakan peralatan seismograf. Hasilnya dianalisa dan dilaporkan kembali ke PVMBG.

Menyelesaikan urusan pribadi bukan menjadi hal yang pertama dilakukan Subhan. Menurutnya kewajiban melaporkan aktivitas gunung adalah yang utama.

“Selesai melaporkan status aktivitas vulkanik Gunung Bromo, baru kita memulai aktivitas pribadi, mandi, memasak dan sarapan,” lanjut Subhan.

Tidak berhenti sampai di situ, aktivitas subhan berlanjut dengan membuat dan menganalisa grafik deformasi (mengembung dan mengempisnya gunung) serta mengumpulkan seluruh aktivitas gunung dalam sebuah basis data untuk keperluan analisa jangka panjang Gunungapi Bromo.

Dalam menjalani profesi sebagai Pengamat Gunungapi, banyaknya wisatawan maupun masyarakat yang tidak mematuhi batasan kawasan rawan bencana yang sudah ditentukan oleh PVMBG menjadi tantangannya. Tak jarang, rasa cemas dan khawatir akan bahaya yang menimpa wisatawan menghantui dirinya saat bertugas.

“Gunung Bromo saat ini dalam status Waspada, tapi banyak masyarakat dan wisatawan yang tidak mengindahkan radius aman Gunung Bromo, yakni 1 km dari kawah. Itu salah satu tantangan yang dihadapi petugas pengamatan. Menurut mereka (wisatawan), belum ke Gunung Bromo kalau belum sampai ke kawah,” ujar Subhan.

Subhan adalah bagian dari 200 orang pengamat gunungapi yang ada di 67 pos pengamatan di seluruh Indonesia. Tanpa lelah mereka mendedikasikan dirinya untuk terus bekerja selama 24 jam di tengah kesunyian.

Rasa rindu untuk bertemu keluarga pun terkadang harus mereka pendam lama. Bagi Subhan dan kawan-kawan, memantau aktivitas dan melakukan mitigasi bencana gunungapi demi keselamatan masyarakat adalah yang utama. (ist)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Vokasi Jadi Pilihan Utama, Siswi Asal Surabaya Pilih Kuliah Berbasis Praktik demi Kesiapan Kerja

28/06/2026 - 18:26 WIB

Kisah Haru Ibu Anis, Dampingi Anak Sakit Demi Wujudkan Mimpi Masuk Psikologi UNAIR

27/06/2026 - 18:56 WIB

Khofifah Raih Penghargaan Nasional CSR Desa Berkelanjutan 2026, Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Bangun Desa Mandiri

25/04/2026 - 10:10 WIB

Formula 1 Resmi Kembali ke Istanbul Park Mulai 2027, Kontrak Lima Tahun Perkuat Ekspansi Global

24/04/2026 - 20:23 WIB

Dedikasi Amelia Febriani, Alumni UNAIR yang Bersinar di Kancah Global Lewat Inovasi Pendidikan Berbasis Empati

08/04/2026 - 21:16 WIB

Perjalanan Inspiratif Alumni FK Unair di Gaza

06/11/2025 - 13:00 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.