Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»TEKNOLOGI»Tim Hydrone ITS Siap ke Prancis

Tim Hydrone ITS Siap ke Prancis

TEKNOLOGI redaksi27/08/2018 - 13:00 WIB

Tim Hydrone Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali akan berlaga di ajang perlombaan kapal cepat internasional, Hydrocontest 2018, di Saint-Tropez, Prancis pada tanggal 2 – 10 September 2018 mendatang. Tim yang terdiri dari enam mahasiswa ini pun secara resmi di-launching dan sekaligus dilepas oleh pimpinan ITS di Gedung Rektorat ITS, Jumat (24/8).

Ini adalah kali kedua tim Hydrone ITS berpartisipasi pada kompetisi yang diadakan oleh Hydros Foundation ini, setelah keikutsertaannya tahun 2017 lalu. Saat itu tim Hydrone ITS harus puas mendapat posisi ke-10 dari 23 tim yang berpartisipasi dari seluruh dunia.

“Hal itu dikarenakan kapal kami saat itu memiliki massa terlalu berat, sekaligus kami belum benar-benar mengetahui medan di sana,” ungkap Ir Wasis Dwi Aryawan MSc PhD, selaku pembimbing tim Hydrone ITS.

Berbekal pengalaman yang berharga tersebut, menurut Wasis, tim Hydrone ITS telah mengevaluasi dan meningkatkan performa kapal yang akan dilombakan kali ini.

Berdasarkan catatan Hydrocontest 2017, kapal yang akan dilombakan ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan terutama dari segi kecepatan dan massa. Karena itu, diharapkan kali ini bisa mendapatkan hasil yang jauh lebih baik dari tahun lalu.

“Kami sangat menekankan pada minimalisasi massa dari kapal, jika dibandingkan dengan tahun lalu kapal kami saat ini jauh lebih ringan meskipun dengan bahan yang sama, yang membedakan hanya pada ketebalan bahannya,” papar Kepala Departemen Teknik Perkapalan ITS tersebut.

Pada kompetisi ke-5 yang didukung oleh Monaco Solar and Energy Boat Challenge ini, terdapat tiga kategori yang dilombakan dan akan diikuti oleh 32 peserta. Setiap peserta wajib mengikuti ketiga kategori tersebut.

Tiga kategori tersebut adalah Lightweight Transport, Mass Transport, dan Long-Distance Race.

Khamdan Qomaruddin, selaku ketua tim Hydrone ITS menjelaskan, pada kategori Mass Transport peserta wajib menyimulasikan pergerakan kapal dengan panjang lintasan 400 meter dan kapal diberi muatan berupa balok baja seberat 200 kg.

Untuk kategori Lightweight Transport menuntut peserta bisa mengoperasikan transportasi kapal untuk orang yang nyaman dengan beban seberat 20 kilogram dengan panjang lintasan 600 meter.

Sedangkan untuk kategori Long-Distance Race, peserta akan bersaing dalam hal kecepatan kapal hemat energi yang telah mereka desain, dengan panjang lintasan 300 meter di mana kapal diberi muatan berupa balok baja seberat 20 kg. “Tiap kapal diberikan waktu satu jam untuk memutari lintasan sebanyak mungkin,” imbuh mahasiswa Departemen Teknik Perkapalan tersebut.

Untuk ketiga kategori tersebut, lanjut Khamdan, The Hydros Foundation menyediakan masing-masing tim dengan mesin listrik yang sama dan peserta diberi waktu beberapa bulan untuk merancang dan membangun kapal dengan dimensi maksimum 2,50 x 2,50 x 2,00 meter.

“Karena semua sistem kelistrikan diberikan oleh panitia dengan spesifikasi yang sama. desain dan daya tahan kapal memegang peranan yang sangat penting untuk menentukan kecepatan kapal,” terang Khamdan.

Untuk kategori Mass Transport, tim Hydrone ITS mengikutsertakan kapal yang diberi nama Gatotkaca. Kapal ini dirancang dengan lambung bertipe cylinder body, dengan kecepatan 4,3 meter per detik dengan dimensi 2,2 x 0,6 x 0,24 meter, kapal ini memiliki massa 23,5 kilogram dengan bahan fiberglass.

Sedang untuk kategori Lightweight Transport dan Long-Distance Race, tim Hydrone ITS mengikut sertakan satu kapal yang diberi nama Wisanggeni. Selama uji coba, kapal ini mampu melewati 19 lap selama satu jam.

“Namun hal ini masih dapat ditingkatkan, untuk saat ini kami masih merumuskan strategi yang akan kami gunakan, seperti pada lap keberapa kita akan mengoperasikan kapal ini pada keadaan kecepatan maksimal,” jelasnya.

Selain itu, menurut Khamdan, kedua kapal tersebut menggunakan tenaga baterai sebagai bahan bakar. “Dalam lomba ini, baterai sudah disediakan oleh panitia lomba,” akunya. Kapal ini pun dikendalikan dengan remote control dan tanpa awak. (its)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

ITS Kembangkan Bensin Sawit Ramah Lingkungan, Efisien dan Berpotensi Kurangi Ketergantungan BBM Impor

07/04/2026 - 21:11 WIB

Mahasiswa ITS Ciptakan Rompi Pintar SAFE, Tingkatkan Keselamatan Lansia Berbasis IoT dan Deep Learning

13/12/2025 - 00:24 WIB

Balapan Gokart Listrik di Sirkuit ITS

25/11/2025 - 13:00 WIB

ITS Sukses Mendominasi Gemastik 2025

05/11/2025 - 15:00 WIB

ITS Kembangkan Paving Anti-banjir

04/11/2025 - 12:00 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.