Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»EKONOMI BISNIS»Transaksi E-Peken Capai Rp 14,491 M

Transaksi E-Peken Capai Rp 14,491 M

EKONOMI BISNIS redaksi05/05/2022 - 16:00 WIB

Situs belanja online milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya e-peken dinyatakan Go Publik per 1 April 2022 lalu. Setelah dibuka untuk umum, kini situs belanja online itu menunjukkan kenaikan transaksi sebesar 74 persen jika dibandingkan transaksi pada Maret 2022.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Surabaya, Muhammad Fikser sebelumnya mengatakan, dibukanya e-peken untuk umum (go publik) itu upaya dari pemkot untuk meningkatkan perekonomian dan ekonomi kerakyatan di Kota Pahlawan.

Menurutnya, langkah ini sejurus dengan visi misi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam memulihkan perekonomian dan ekonomi kerakyatan pada tahun 2022, setelah berjibaku melawan virus Covid-19 di tahun 2021 lalu.

“Sebelumnya kan status e-peken hanya bisa diakses oleh ASN Pemkot Surabaya. Seiring banyaknya permintaan masyarakat, sehingga kita buat menjadi go-publik dan siapa saja bisa mengakses untuk berbelanja produk-produk UMKM dan toko kelontong Surabaya,” kata Fikser, Sabtu (30/04).

Per 1 April 2022, total ada 1.737 merchant atau pedagang resmi yang terdaftar di situs e-peken Surabaya. Dari jumlah tersebut diantaranya ada 820 Toko Kelontong, 751 UMKM, 165 Sentra Wisata Kuliner (SWK) dan 1 perusahaan daerah rumah daging. Sedangkan total transaksi selama Juli 2021 – April 2022 mencapai Rp 14,491 miliar.

Agar capaian transaksi terus meningkat, Dinkominfo Surabaya depannya segera merilis APK khusus e-peken yang disesuaikan dengan handphone berbasis Android dan iOS.

“Untuk sementara ini, masih berbasis website atau web mobile. Semoga dengan hadirnya web mobile e-peken ini bisa memberikan manfaat dan memudah masyarakat Kota Surabaya berbelanja mudah dengan kualitas yang tak kalah dengan toko modern pada umumnya,” ujar Fikser.

Masyarakat juga tidak perlu khawatir dengan proses pembayarannya, sambung Fikser, setelah membeli barang yang diinginkan, pembeli bisa bertransaksi melalui QRIS. Setelah itu, pembeli bisa mengambil barang yang dibeli di toko langsung atau menggunakan jasa antar.

“Jadi ada berbagai macam produk UMKM seperti handy craft, busana fashion dan di Toko Kelontong ada berbagai jenis bahan kebutuhan pokok dan SWK menyediakan makanan minuman siap saji hingga daging dengan kualitas pilihan dari Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya,” imbuhnya.

Ia menambahkan, cara mengaksesnya web mobile e-peken, yakni cukup dengan mengakses lama peken.surabaya.go.id. Kemudian customer diarahkan mengisi alamat email, setelah disetujui calon pembeli bebas memilih produk yang diinginkan.

“E-peken ini pemkot tidak ada ambil untung, jadi situs web ini sebagai regulator untuk memfasilitasi pelaku Toko Kelontong, UMKM dan konsumen. Sehingga tidak ada dana yang dikelola e-peken,” pungkasnya. (ita)

Transaksi E-Peken Capai Rp 14 Miliar
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Comments are closed.

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.