Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»EKONOMI BISNIS»Uni Eropa Jajaki Investasi di Jateng

Uni Eropa Jajaki Investasi di Jateng

EKONOMI BISNIS redaksi08/10/2022 - 12:00 WIB

Pihak Uni Eropa (UE) menjajaki peluang investasi di Provinsi Jawa Tengah. Sektor yang dilirik oleh UE di antaranya industri hijau (green industry), energi terbarukan, hingga transportasi publik, mulai dari kereta api hingga trem.

Keseriusan UE diwujudkan dengan pertemuan Duta Besar UE untuk Indonesia, Vincent Piket, dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Selasa (04/102).

Kedatangan Vincent beserta Kepala Perwakilan Europe Investment Bank (EIB) untuk Asia Tenggara dan Asia Pasific Sunita Lukkhoo disambut dengan tangan terbuka oleh Ganjar. Ia berharap kerja sama yang akan disepakati membawa kemakmuran bagi kedua belah pihak.

“Ini potensi yang bagus antara Indonesia, Jawa Tengah dan Uni Eropa, harapannya kita bisa undang lebih banyak. Maka kita tawarkan beberapa kawasan industri yang cukup menarik untuk bisa datang,” paparnya.

Oleh karena itu, Ganjar mengajak stakeholder terkait melakukan pengawalan terhadap kepeminatan UE terhadap investasi di Jateng. Ia berharap, dengan tour investasi ke beberapa kawasan industri, bisa menarik investor asal Benua Biru.

“Maka kita sampaikan ke Kadin juga untuk tindak lanjuti pertemuan ini. Jadi least of product ada, kemudian insentif ada, habis ini mereka akan diajak tour investasi. Mudah-mudahan netes, melahirkan kerja sama baik,” urainya.

Ganjar memaparkan, data total investasi negara-negara Eropa yang tergabung dalam UE di Jateng sebesar 4.924,40 dolar AS (Semester I 2022). Negara Benua Biru yang paling besar menanamkan modal di Jateng adalah Jerman, disusul Belgia, Luxembourg, Denmark, Perancis, Spanyol, Italia, dan Swedia.

Negara-negara UE banyak menanamkan modal pada industri mineral bukan logam, industri kimia dan farmasi, serta bisnis hotel dan restoran. Adapun, lokasi penanaman modal favorit investor UE berada di Kabupaten Tegal, Jepara, Demak, Karanganyar, dan Kota Semarang.

Dubes UE untuk Indonesia Vincent Piket mengatakan, keseriusan UE berinvestasi di Indonesia, diwujudkan dengan kehadiran Europe Investment Bank EIB. Ia juga berharap, Perundingan Indonesia – European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), cepat rampung.

Ia percaya, setelah perundingan dirampungkan, akan membawa manfaat perdagangan dan investasi bagi Jateng dan Eropa. Vincent juga mengungkapkan, negara-negara Eropa sangat peduli dengan industri berkelanjutan.

“Hampir di semua sektor (potensi investasi di Jateng) asalkan (berkait) industri berkelanjutan, energi terbarukan, pengelolaan hutan lestari dan sarana transportasi publik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jateng Harry Nuryanto mengatakan, Jawa Tengah merupakan daerah yang seksi untuk penanaman modal.

“Jateng menunjukan pertumbuhan ekonomi yang baik dan terus meningkat, didukung oleh SDM yang kompeten, kemudahan perizinan, serta infrastruktur dan kawasan industri terpadu,” pungkas Harry. (hms)

Uni Eropa Jajaki Investasi di Jateng
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Comments are closed.

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.