Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KESEHATAN»Unit Hemodialisa RSSA Malang Diresmikan

Unit Hemodialisa RSSA Malang Diresmikan

KESEHATAN redaksi06/05/2021 - 14:00 WIB

Berbagai upaya pengembangan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat, terus dilakukan Rumah Sakit milik Pemprov Jatim. Bertempat di RSUD Dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan unit baru hemodialisa (HD) atau ruang cuci darah dan berbagai layanan lainnya.

Unit hemodialisa ini sendiri, merupakan satu terobosan layanan kesehatan yang digagas oleh RSSA Malang guna meningkatkan kebutuhan layanan para pasien HD atau cuci darah.

Unit hemodialisa ini yang terletak di lantai 1 sebelumnya pernah digunakan sebagai ruang operasi. Sedangkan, ruang hemodialisa baru tersebut, setidaknya dapat menampung 45 tempat tidur (bed). Dimana, dengan adanya tambahan bed baru ini, total bed yang dimiliki RSSA menjadi sekitar 102 unit.

Di masing-masing bed atau tempat tidur para pasien juga telah dipersiapkan mesin HD atau cuci darah yang masih baru. Mesinnya buatan Jepang merk Nipro tipe Surdial 55Plus. Keberadaan unit Hemodialisasi ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan layanan HD di RSSA yang dalam setiap minggunya mencapai 665 kali per minggu.

Tak hanya meresmikan, Gubernur Khofifah juga meninjau beberapa fasilitas baru yang dimiliki RSSA Malang. Diantaranya Laboratorium Patoloni Anatomi, Fasilitas Penjernih Air, dan Poliklinik Pelayanan Utama (VVIP). Selain itu, juga mengunjungi Kamar Jaga Dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis dan Program Pendidikan Dokter Sub Spesialis, Koperasi Jasa Pegawai Syariah.

Seusai melakukan peresmian dan peninjauan, Gubernur Khofifah terus mendorong rumah sakit-rumah sakit milik Pemprov Jatim untuk terus berinovasi dan menjadi center of excellence. Ini penting, karena dengan spesifikasi center of excellence di bidang-bidang tertentu, maka akan memudahkan penempatan kualifikasi SDM di RS tersebut.

“Jadi masing-masing RS menjadi center of excellence di bidangnya sendiri-sendiri. Masing-masing terus berinovasi,” ungkapnya, pekan lalu.

Khofifah menambahkan, dengan menjadi center of excellence, maka spesifikasi peran RS akan menjadi makin produktif dan profesional. Sebab memang layanan kesehatan semakin hari semakin mendapatkan ruang baik dari perencanaan nasional maupun daerah.

Lebih lanjut disampaikan Khofifah, inovasi harus terus dilakukan khususnya dalam hal pelayanan kesehatan bagi masyarakat, serta mewujudkan RS menjadi center of excellence. Inovasi yang bisa dilakukan termasuk teknologi kedokteran.

“Ruang berinovasi harus dibuka lebar dan makin berkemajuan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena, dengan inovasi mampu melahirkan produk-produk berbagai penelitian,” ujarnya.

Masih terkait inovasi, Mantan Mensos RI itu menegaskan, pelaksanaan inovasi dan penelitian tidak hanya di Kampus, namun RS juga bisa melahirkan produk inovasi kesehatan. Harapannya, inovasi layanan kedokteran lebih banyak lagi. Apalagi, tahun ini ada anggaran sebesar Rp. 430 Triliun untuk memberikan ruang inovasi dan belanja inovasi dari pemerintah pusat.

“Kalau kita tidak pernah mau menyiapkan alat kesehatan, ditakutkan ada ketergantungan makin tinggi pada obat maupun alat kesehatan. Sementara jika dipacu dan diberi ruang lebih luas, kemampuan anak bangsa sungguh luar biasa. Pada posisi ini peran inovasi menjadi sangat diperlukan,” jelas Khofifah.

“Menurut ketua TKDN yang jufa Menko Marves Luhut B Panjaitan , kira-kira anggaran Rp. 430 Triliun memungkinkan inovasi-inovasi karya anak bangsa itu bisa diproduksi secara massal. Sehingga harganya bisa lebih murah dan layanan kesehatan kita bisa lebih merata dan berkualitas,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur RSSA Malang dr. Kohar Hari Santoso menjelaskan, pengembangan unit hemodialisa yang dilakukan RSSA ini untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat, serta memberikan dukungan dalam mewujudkan Jatim Bangkit.

“Ke depan akan ditambahkan lagi dan disatukan dengan Kidney Center. Totalnya sekarang bisa 102 mesin dengan 102 bed. Adanya penambahan bed bisa mengurangi beban shift,” terangnya.

Turut hadir pada acara peresmian tersebut, antara lain Plh Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Dirut RS Dr. Soetomo dr. Joni Wahyuhadi, Kepala Dinkes Jatim Herlin Ferliana, dan beberapa Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim. (ita)

RSUD Dr. Saiful Anwar Malang
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Comments are closed.

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.