Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
  • Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga
  • Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
  • Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara
  • Pemkot Surabaya Dukung Program Perwalian Anak Massal, 75 Anak Resmi Dapatkan Legalitas Hukum
  • Sidak RSUD Soewandhie, Wali Kota Eri Evaluasi Layanan Farmasi, IGD, dan Sistem Antrean Pasien
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»TEKNOLOGI»Mahasiswa ITS Ciptakan Rompi Pintar SAFE, Tingkatkan Keselamatan Lansia Berbasis IoT dan Deep Learning

Mahasiswa ITS Ciptakan Rompi Pintar SAFE, Tingkatkan Keselamatan Lansia Berbasis IoT dan Deep Learning

TEKNOLOGI Andi NZ13/12/2025 - 00:24 WIB
Tim Teknik Biomedik ITS bersama dosen pembimbing saat di final Gemastik 2025 (foto: Dok Humas ITS)
Tim Teknik Biomedik ITS bersama dosen pembimbing saat di final Gemastik 2025 (foto: Dok Humas ITS)

Upaya meningkatkan keselamatan lansia di tengah fenomena aging population mendorong mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menghadirkan inovasi rompi pintar bernama SAFE (Smart Assistive Fail-detection Equipment). Perangkat berbasis Internet of Things (IoT) dan Deep Learning ini dirancang untuk mendeteksi risiko jatuh, mengenali rintangan berbahaya, hingga memantau aktivitas harian secara real-time.

Inovasi tersebut dikembangkan oleh tim mahasiswa Departemen Teknik Biomedik ITS yang beranggotakan Faris Akbar, Ahmad Farhat, dan Katherina Agatha. Ketiganya mempresentasikan SAFE sebagai solusi proteksi lansia yang relevan dengan tantangan mobilitas, terutama di tengah keterbatasan jumlah pendamping atau caregiver.

SAFE tampil sebagai rompi pintar yang dilengkapi komponen seperti sensor IMU, Raspberry Pi 5, GPS Neo BM, kamera, serta aktuator getar. Faris Akbar menjelaskan bahwa sistem yang mereka rancang mampu memberikan peringatan melalui getaran serta mengirimkan notifikasi lokasi kepada pendamping dalam hitungan detik.

Perangkat ini juga diperkuat algoritma Deep Learning untuk mengenali pola jatuh, mendeteksi rintangan, serta membaca aktivitas harian pengguna. Menurut dokter geriatri RSUD dr Soetomo, dr Yudha Haryono Sp N(K), teknologi seperti SAFE dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan keselamatan dan kualitas hidup lansia, terutama dalam layanan kesehatan berbasis monitoring jarak jauh.

Meskipun belum memasuki tahap komersialisasi, tim pengembang terus menyempurnakan fitur SAFE. Salah satu fokus utama adalah memperkuat perlindungan komponen di dalam rompi serta menyusun konsep dukungan asuransi untuk menjamin keberlanjutan perangkat.

SAFE juga telah mengukir prestasi nasional dengan meraih medali perak dalam ajang Gemastik pada Divisi IX Piranti Cerdas, Sistem Benam, dan IoT. Capaian ini semakin memperkuat kontribusi mahasiswa ITS dalam pengembangan teknologi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Selain aspek teknis dan inovasi, SAFE turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta poin ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Inovasi ini menjadi langkah baru dalam menghadirkan solusi teknologi adaptif yang lebih aman dan inklusif bagi kelompok lansia. (anz)

Institut Teknologi Sepuluh Nopember keselamatan lansia SAFE ITS Teknologi Biomedik teknologi kesehatan lansia
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

ITS Tegaskan Tidak Terlibat Publikasi Ilmiah Bermasalah, Nama Alumni Dicatut Tanpa Izin

29/05/2026 - 20:31 WIB

ITS Kembangkan Bensin Sawit Ramah Lingkungan, Efisien dan Berpotensi Kurangi Ketergantungan BBM Impor

07/04/2026 - 21:11 WIB

Balapan Gokart Listrik di Sirkuit ITS

25/11/2025 - 13:00 WIB

ITS Sukses Mendominasi Gemastik 2025

05/11/2025 - 15:00 WIB

ITS Kembangkan Paving Anti-banjir

04/11/2025 - 12:00 WIB

Jam Tangan Daur Ulang Mahasiswa ITS

18/10/2025 - 13:00 WIB

Comments are closed.

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

17/07/2026 - 17:25 WIB

Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan

17/07/2026 - 17:18 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga

16/07/2026 - 20:57 WIB

Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

16/07/2026 - 20:45 WIB

Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara

16/07/2026 - 20:34 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.