Masa depan Leon Goretzka bersama Bayern Munich kian menjadi sorotan menjelang bursa transfer musim panas. Gelandang senior tim nasional Jerman itu disebut-sebut berpeluang meninggalkan Allianz Arena, meski pembicaraan kontrak baru dengan pihak klub masih berlangsung.
Situasi ini membuka peluang bagi Goretzka untuk menjalani petualangan di luar Jerman untuk pertama kalinya dalam karier profesionalnya. Sejumlah klub Eropa dilaporkan memantau perkembangannya, mulai dari tim-tim Liga Inggris, Napoli, Atletico Madrid, hingga Barcelona yang belakangan disebut menunjukkan ketertarikan serius.
Goretzka saat ini memasuki fase krusial dalam kariernya. Dengan kontrak yang memungkinkan dirinya menandatangani prakontrak secara bebas, posisinya di Bayern dinilai tidak lagi sekuat beberapa musim sebelumnya. Upaya Bayern untuk melepasnya pada bursa transfer musim panas lalu turut memperkuat spekulasi bahwa klub siap melakukan perombakan lini tengah.
Napoli dikabarkan telah mengajukan penawaran awal, namun Barcelona disebut menjadi destinasi yang paling diminati Goretzka. Meski demikian, klub asal Catalan itu masih memiliki sejumlah prioritas lain pada musim panas mendatang, terutama untuk memperkuat sektor sayap kiri, penyerang tengah, dan lini pertahanan.
Barcelona baru akan mempertimbangkan mendatangkan Goretzka apabila terjadi perubahan komposisi di lini tengah. Klub terbuka untuk melepas salah satu gelandangnya jika menerima tawaran besar, dengan beberapa nama internal disebut berpotensi masuk dalam daftar jual.
Faktor hubungan personal juga dinilai menjadi pertimbangan penting. Goretzka diketahui masih memiliki relasi yang baik dengan Hansi Flick, pelatih Barcelona saat ini, yang pernah bekerja sama dengannya di Bayern Munich. Kehadiran Flick dinilai dapat menjadi jaminan peran dan kepercayaan bagi Goretzka, sekaligus memberi variasi gaya bermain di lini tengah Blaugrana.
Namun, persoalan waktu menjadi tantangan tersendiri. Jika Barcelona memilih menuntaskan kebutuhan di posisi lain lebih dulu, pendekatan terhadap Goretzka kemungkinan baru dilakukan di fase akhir bursa transfer. Kondisi tersebut dapat memaksa sang pemain menunggu lebih lama dan berisiko melewatkan peluang dari klub lain yang bergerak lebih cepat.
Dengan usia yang telah menginjak 30 tahun, keputusan Goretzka pada musim panas nanti diperkirakan akan menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan arah akhir kariernya di level elite sepak bola Eropa. (anz)

