Rencana Real Madrid untuk memperkuat lini tengah pada bursa transfer musim panas 2026 mulai mengerucut. Klub raksasa Spanyol itu menjadikan perekrutan gelandang sebagai prioritas utama, seiring kebutuhan mengisi kekosongan yang ditinggalkan Toni Kroos dan Luka Modric dalam beberapa musim terakhir.
Departemen olahraga klub dilaporkan telah mengantongi sejumlah nama yang masuk dalam radar. Fokus utama adalah mencari gelandang bertipe pivot yang mampu menjaga keseimbangan permainan, terutama karena Nico Paz diproyeksikan kembali sebagai pemain dengan karakter menyerang.
Beberapa kandidat yang dipertimbangkan antara lain Vitinha, Adam Wharton, serta Kees Smit. Selain itu, nama Rodri Hernandez juga sempat masuk dalam daftar incaran. Pemain milik Manchester City tersebut bahkan disebut-sebut sebagai salah satu gelandang terbaik dunia dalam beberapa tahun terakhir.
Meski demikian, laporan dari media Spanyol menyebutkan bahwa Rodri bukan target utama Real Madrid untuk jendela transfer mendatang. Padahal, hubungan antara kedua pihak sempat membaik setelah sebelumnya mengalami ketegangan terkait polemik Ballon d’Or 2024. Bahkan, peluang transfer dinilai cukup terbuka mengingat kontrak Rodri di Manchester City berlaku hingga 2027 dan belum diperpanjang.
Keputusan untuk tidak memprioritaskan Rodri menjadi langkah yang cukup berani bagi Los Blancos. Pasalnya, pengalaman dan kualitas gelandang timnas Spanyol itu dinilai sangat sesuai dengan kebutuhan tim. Namun, manajemen klub tampaknya memilih untuk mengeksplorasi opsi lain yang lebih sesuai dengan rencana jangka panjang.
Sejauh ini, nama-nama seperti Vitinha dan Kees Smit disebut memiliki peluang lebih besar untuk dipertimbangkan secara serius. Kendati demikian, arah kebijakan transfer Real Madrid masih bisa berubah menjelang dibukanya bursa transfer musim panas pada Juli mendatang.
Dengan kebutuhan mendesak di lini tengah, keputusan akhir klub akan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan kekuatan skuad menghadapi musim kompetisi berikutnya. (anz)

