Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Surabaya Jadi Percontohan Nasional, Program Indonesia–Norwegia Angkat Satu Ton Sampah Plastik dari Sungai Setiap Hari
  • Perekaman KTP Elektronik Tembus 99,68 Persen, Surabaya Percepat Transformasi Digital
  • Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pakar UNAIR Serukan Aksi Iklim Nyata
  • Surabaya Jalankan Pilot Project Perlinsos Digital, Libatkan Lebih dari 12 Ribu Agen Pendamping
  • Galuh Pramusinta, Alumni FPK yang Berkontribusi pada Ketahanan Perikanan Kota Surabaya
  • Alumni FPK UNAIR Berkontribusi Tingkatkan Produktivitas Tambak Udang hingga Puluhan Ton per Hektare
  • Perlindungan Anak Jadi Prioritas, Surabaya Perkuat Kolaborasi dari Tingkat Keluarga hingga Lingkungan RT
  • Kalahkan Ratusan Startup Dunia, SPYRAGO UNAIR Bawa Pulang Penghargaan Sustainability dan Pendanaan Internasional
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»EKONOMI BISNIS»BAR, Aplikasi Atasi Keuangan UMKM

BAR, Aplikasi Atasi Keuangan UMKM

EKONOMI BISNIS redaksi12/10/2019 - 14:00 WIB

Berbicara tentang Usaha Masyarakat Kecil Menengah (UMKM), masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terlebih dalam proses mengatur keuangan.

Untuk itu, mahasiswa PSDKU Universitas Airlangga di UMKM Banyuwangi meluncurkan BAR atau Banyuwangi Accounting Retailer.

BAR sendiri, merupakan sebuah aplikasi yang bisa digunakan sebagai solusi bagi pola pengaturan keuangan bagi UMKM di Banyuwangi.

“BAR diciptakan karena permasalahan UMKM menengah kebawah yang sulit berkembang, diakibatkan oleh ketidakjelasan keuangannya, untuk membuat laporan keuangan mereka sulit, dan jika dicatat manual dengan kertas biasanya kurang jelas,” ungkap Ahmad Rido’I Yuda Prayogi salah satu perwakilan tim aplikasi BAR.

Proses pembentukan aplikasi tersebut, lanjutnya, diawali dengan observasi dan analisis kondisi lingkungan beberapa retail yang ada di banyuwangi.

Hal itu, dilakukan dengan mengambil sampel di 3 wilayah dengan masing-masing 10 retail untuk diwawancarai terkait permasalahan keuangan.

Setelah itu, tandasnya, ia dan tim mengadakan workshop dan interpretasi hasil terkait permasalahan yang ada, potensi, dan inovasi program.

“Setelah tercetus aplikasi tersebut, dilanjutkan pembuatan konten dan design aplikasi, dilakukan uji coba pada 10 toko yang telah mengenal teknologi. Kemudian sosialisasi pengenalan pada UKM Banyuwangi yang dinaungi oleh asosiasi bernama AKRAB, diadakan registrasi untuk mendapatkan username serta password untuk login,” jelas mahasiswa FKM angkatan 2017 itu, Kamis (10/10).

Mahasiswa yang akrab disapa Yuda itu juga menjelaskan, peluang pasar aplikasi itu di Banyuwangi, masih belum ada.

Namun secara nasional, telah ada bank negeri yang memiliki aplikasi sejenis dengan harus meminjam modal kepada bank terlebih dahulu. Sedangkan, untuk pemakaian aplikasi BAR tersebut tidak berbayar dan memiliki banyak keunggulan.

“Konten lebih mudah dipahami oleh para retail menengah ke bawah, memiliki fitur room chat dan video tutorial seputar cara penggunaan serta pemasaran produk UKM. Room chat untuk mengontrol harga barang, dimana para retail akan menggunakan wadah tersebut untuk saling berbagi informasi terkait harga terbaru yang akan mempengaruhi penjualan produk itu sendiri,” lanjutnya.

Pada akhir, Yuda juga mengatakan bahwa aplikasi tersebut digunakan untuk membuat laporan keuangan dengan mudah yang akan digunakan oleh retail yang notabene tidak memiliki pengetahuan yang cukup dalam membuat laporan keuangan yang baik.

Outputnya adalah laporan keuangan setiap hari, yang nantinya dapat berfungsi sebagai transparansi keuangan yang dibutuhkan oleh mitra kerja.

“Harapan ke depan dengan digunakannya aplikasi ini di masyarakat dapat meningkatkan kemampuan masyarakat untuk membuat laporan keuangan lebih transparan, sehingga adanya laporan keuangan yang jelas, nantinya akan mengundang para investor untuk bekerjasama,” tutupnya (ita)

Banyuwangi Accounting Retailer
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Bank Jatim Siap Luncurkan JConnect Terbaru, Bidik 2 Juta Pengguna hingga 2026

18/04/2026 - 21:49 WIB

GT World Challenge Asia 2026 Kembali ke Mandalika, Padukan Balap Kelas Dunia dan Budaya Nusantara

07/04/2026 - 21:19 WIB

ITS Kembangkan Bensin Sawit Ramah Lingkungan, Efisien dan Berpotensi Kurangi Ketergantungan BBM Impor

07/04/2026 - 21:11 WIB

Kinerja Moncer 2025, Bank Jatim Bukukan Laba Rp1,54 Triliun dan Aset Tembus Rp105,8 Triliun

30/03/2026 - 21:55 WIB

BEI Perkuat Pasar Modal Syariah, Investor Tembus 207 Ribu dan Kapitalisasi Capai Rp8.851 Triliun

27/02/2026 - 23:09 WIB

JConnect Ramadan Vaganza Bank Jatim Resmi Dibuka

27/02/2026 - 10:00 WIB

Comments are closed.

Surabaya Jadi Percontohan Nasional, Program Indonesia–Norwegia Angkat Satu Ton Sampah Plastik dari Sungai Setiap Hari

06/06/2026 - 12:27 WIB

Perekaman KTP Elektronik Tembus 99,68 Persen, Surabaya Percepat Transformasi Digital

06/06/2026 - 12:14 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pakar UNAIR Serukan Aksi Iklim Nyata

06/06/2026 - 12:00 WIB

Surabaya Jalankan Pilot Project Perlinsos Digital, Libatkan Lebih dari 12 Ribu Agen Pendamping

06/06/2026 - 11:51 WIB

Galuh Pramusinta, Alumni FPK yang Berkontribusi pada Ketahanan Perikanan Kota Surabaya

06/06/2026 - 11:40 WIB

Alumni FPK UNAIR Berkontribusi Tingkatkan Produktivitas Tambak Udang hingga Puluhan Ton per Hektare

06/06/2026 - 11:22 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.