Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»TEKNOLOGI»ITS Pertahankan Posisi Keempat Webometrics

ITS Pertahankan Posisi Keempat Webometrics

TEKNOLOGI redaksi04/02/2020 - 14:00 WIB

Prestasi membanggakan berhasil diraih kembali oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Berselang enam bulan setelah pemeringkatan terakhir, ITS kembali berhasil mempertahankan posisinya di peringkat keempat dalam Webometrics Ranking Web of Universities periode Januari 2020 di Indonesia.

Sekretaris Institut ITS Dr Suhartono MSc mengungkapkan, ITS mengalami kenaikan peringkat untuk perangkingan di Webometrics ini sejak periode Januari 2019 lalu.

Webometrics sendiri adalah salah satu sistem untuk penilaian terhadap kemajuan seluruh universitas atau perguruan tinggi di dunia berdasarkan website universitas tersebut.

Disebutkan oleh mantan Kepala Departemen Statistika ITS ini, setidaknya ada empat aspek penilaian yang mendasari pemeringkatan tersebut. Aspek tersebut adalah presence, impact, openess, dan excellence.

Menurut dosen yang akrab disapa Hartono ini, secara umum ITS cenderung mengalami kenaikan peringkat webometrics dibandingkan tahun-tahun yang lalu. Kenaikan juga terjadi pada aspek-aspek penilaian webometrics.

Dalam aspek penilaian openess, ITS mengalami kenaikan dari peringkat 1.602 menjadi peringkat 923 dunia.

Aspek lain yang juga mengalami kenaikan adalah excellence, yang naik dari peringkat 2.032 menjadi 1.418. “Ini merupakan kenaikan yang luar biasa,” pujinya.

Openness sendiri merupakan jumlah file dokumen di bawah domain website universitas yang tertangkap oleh mesin pencari (Google Scholar). Jumlah file ini nantinya yang akan mewakili usaha perguruan tinggi dalam mendukung publikasi hasil penelitian dalam repository.

Sedangkan excellence merupakan jumlah artikel ilmiah publikasi perguruan tinggi yang bersangkutan yang terindeks di Scimago Institution Ranking dan di Google Scholar.

“Termasuk jumlah paper akademik berkualitas, yang dipublikasikan dalam jurnal yang memiliki reputasi internasional,” jelasnya.

Meskipun demikian, Hartono tidak memungkiri terjadi penurunan peringkat dalam beberapa aspek penilaian Webometrics ITS. Ia menjelaskan, aspek yang mengalami penurunan adalah aspek presence dan impact.

“Peringkat presence kita turun dari peringkat 576 menjadi 710 dunia, sedangkan peringkat impact turun dari 913 menjadi 1.203,” ungkapnya.

Hal ini dikatakan Hartono menjadi perhatian utama. Ia menjelaskan, dua aspek yang mengalami penurunan tersebut sangat bergantung pada rich file atau banyak tidaknya konten dalam website ITS yang menarik orang untuk meng-klik dan terkait tag link web ITS.

Saat ini, menurut Hartono, tim yang menangani pemeringkatan internasional ITS telah melakukan kajian untuk evaluasi. Kajian tersebut berfokus untuk melihat apa saja yang dapat diperbaiki agar aspek impact dan presence bisa mengalami kenaikan.

Harapannya, minimal peringkat webometrics ITS tersebut mengalami kenaikan peringkat dunia, sehingga berimbas pada peringkat nasional. “Hal ini tentunya memerlukan sinergi bersama dosen, tendik, dan mahasiswa, baik di tingkat institusi atau departemen,” tuturnya. (ita)

Webometrics Ranking Web of Universities
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

ITS Kembangkan Bensin Sawit Ramah Lingkungan, Efisien dan Berpotensi Kurangi Ketergantungan BBM Impor

07/04/2026 - 21:11 WIB

Mahasiswa ITS Ciptakan Rompi Pintar SAFE, Tingkatkan Keselamatan Lansia Berbasis IoT dan Deep Learning

13/12/2025 - 00:24 WIB

Balapan Gokart Listrik di Sirkuit ITS

25/11/2025 - 13:00 WIB

ITS Sukses Mendominasi Gemastik 2025

05/11/2025 - 15:00 WIB

Comments are closed.

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.